Category: spare part excavator morowali

on
spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta

Timing gear memutarkan gear type oil pump (tanda panah). Oil pump selanjutnya mensirkulasikan oli ke seluruh bagian engine untuk menyediakan pendinginan, membersihkan, melindungi, melakukan sealing, dan melumasi. Perawatan yang benar pada lubrication system sangat penting untuk kelangsungan kerja engine.

 

 

Dari pompa oil selanjutnya oli mengalir menuju spin-on oil filter (tanda panah). Sama seperti air filter maka oil filter harus dirawat dengan baik. Oil filter yang tersumbat dapat menaikan tekanan di ruang antara pompa dan filter. Saat tekanan oli diantara pompa dan oil filter naik sampai mencapai batas tertentu yang telah ditentukan maka bypass valve yang terdapat didalam oil filter (bypass valve tidak berada di filter manifold) akan mengijinkan oli untuk mengalir tanpa melalui filter elemen untuk menuju komponen berikutnya. Apabila oli mem-bypass filter maka artinya oil pump mengirimkan oli yang tidak disaring ke engine component.

 

Dari oil filter selanjutnya oli mengalir menuju oil coolerEngine coolant menyediakan pendinginan yang diperlukan untuk mendinginkan oli pada oil cooler.

 

Apabila tekanan pada lubrication system mencapai 343 kPa (50 psi), relief valve (panah) akan terbuka dan mengalirkan kelebihan aliran oli tersebut kembali ke oil pan.

Valve ini berperan sebagai main relief valve untuk lubrication system, dan untuk melakukan penyetelan pada valve ini dipergunakan shim dengan ketebalan tertentu.

 

Apabila main relief valve pada lubrication system tidak berfungsi maka peningkatan tekanan operasi pada oli dapat merusak komponen. Untuk meminimalkan kemungkinan kerusakan komponen akibat main relief valve yang tidak berfungsi tersebut maka engine 3066 memiliki back up relief valveProtective valve (panah) terletak didalam oil pan pada bagian bawah engine blockProtective valve membuka apabila tekanan oli dalam lubrication system meningkat sampai 981 ± 98 kPa (142 ± 14 psi).

engine oil pressure tap

Engine 3066 memiliki pressure tap (panah) yang dapat digunakan untuk mengukur tekanan oli enginePressure tap ini terdapat di samping engine bagian belakang. Tekanan oli normal untuk lubrication system berkisar antara 196 dan 392 kPa (28 and 57 psi) dengan engine berputar pada 1500 rpm.

engine oil pressure sensor 320D

Pressure sensor (panah) berfungsi untuk memonitor tekanan oli. Apabila tekanan oli tidak sesuai dengan spesifikasi, pressure sensor akan mengirimkan signal ke machine monitoring system agar memberikan peringatan kepada operator.

dipstick 320D

Dipstick (panah) berfungsi sebagai indikator untuk engine oil level.

oil fill port

Saat dipstick menunjukan bahwa level oli kurang maka tuangkan oli tambahan melalui oil fill port (panah) yang terdapat di bagian atas dari engine.

 

spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta

on
spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta

Kondisi fuel yang dapat berpengaruh terhadap engine diantaranya:

Specific Gravity
Specific gravity diesel fuel adalah berat fuel dengan jumlah tertentu dibandingkan dengan berat air dengan jumlah dan pada temperatur yang sama. Semakin tinggi specific gravity berarti semakin berat bahan bakar tersebut dan semakin besar energi atau horsepower yang dapat dihasilkan engine.

Specific gravity dapat diukur menggunakan fuel hydrometer. Pembacaan pada hydrometer menggunakan skala American Petroleum Institut (API). Skala API merupakan kebalikan dari specific gravity. Semakin besar derajat API menunjukkan semakin ringan bahan bakar tersebut, contoh bahan bakar yang ringan adalah minyak tanah memiliki derajat API sebesar 40-44. Nilai standar derajat API engine Caterpillar adalah 35 pada 60°F (SAE – J1995).

Pembacaan Hydrometer dipengaruhi oleh temperatur bahan bakar sehingga untuk mendapatkan nilai yang mengacu kepada standard pabrik, nilai aktual yang diperoleh harus dikoreksi menggunakan tabel koreksi yang terdapat pada Engine Performance Reference.

Bahan bakar yang ringan tidak akan menghasilkan horsepower maksimum tanpa dilakukan penyetelan pada bahan bakar system, namun untuk mengkompensasi kondisi tersebut penyetelan bahan bakar system tidak diperbolehkan karena umur komponen bahan bakar dapat menurun akibat berkurangnya efek pelumasan.

Bahan bakar yang terlalu berat mengakibatkan banyaknya deposit pada combustion chamber, sehingga dapat menimbulkan keausan yang tidak normal pada liner dan piston ring.

Temperatur Bahan bakar
Kenaikan temperatur bahan bakar pada daerah antara transfer pump dan fuel injection pump atau injector dapat mempengaruhi kemampuan engine. Kenaikan temperatur ini dapat disebabkan oleh radiasi panas dari komponen engine lainnya atau karena terhambatnya saluran kembali (return line) bahan bakar ke tangki.

Semakin tinggi temperatur bahan bakar maka spesific gravity– nya akan semakin rendah dan nilai panas yang terkandung didalam bahan bakar menjadi berkurang. Kenaikan temperatur yang diperbolehkan antara transfer pump dan fuel injection pump atau injector pada engine Caterpillar adalah 38°C (68°F). Apabila bahan bakar temperatur pada daerah ini melebihi nilai tersebut maka nilai horsepower harus dikoreksi menggunakan correction factor yang terdapat pada Engine Performance Reference.

Disamping berpengaruh terhadap horsepower, temperatur bahan bakar yang akan masuk ke fuel injection pump atau saluran bahan bakar (fuel gallery) juga sangat berpengaruh terhadap kekentalan bahan bakar (viscosity). Kekentalan merupakan ukuran dari hambatan cairan untuk mengalir. Kekentalan tinggi berarti bahan bakar terlalu kental dan akan sulit untuk mengalir. Bahan bakar dengan kekentalan yang yang tidak tepat (terlalu kental atau terlalu cair) dapat mengakibatkan kerusakan engine. Standar kekentalan (viscosity) bahan bakar yang akan masuk ke fuel injection pump sebesar adalah 1.4 – 20 centistokes (Cts).

Kekentalan bahan bakar yang terlalu tinggi dapat meningkatkan keausan pada gear traincam dan follower fuel injection pump karena semakin tingginya tekanan untuk penginjeksian bahan bakar. Kekentalan bahan bakar yang terlalu rendah tidak dapat menyediakan pelumasan yang baik pada plunger, barrel dan injector. Pengabutan bahan bakar juga tidak menghasilkan pengabutan yang sempurna dan engine susah di-start.

Salah satu cara mengubah kekentalan bahan bakar pada daerah yang ekstrim seperti daerah dingin atau daerah yang terlalu panas adalah dengan cara memanaskan atau mendinginkan bahan bakar.

 

spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta

on
spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta

Masalah wiring harness dapat pula terjadi pada machine atau engine. Periksa kondisi wiringconnector, dan fuse apakah terjadi open atau short.

Pin A dan B pada Service Tool Connector digunakan untuk power supply ke Communication AdapterPower supply dapat saja terhubung ataupun tidak terhubung dengan ignition switch. Tegangan dapat diperiksa pada pin ini (pin A dan B).

Data link cable harus dipuntir (twisted) untuk mencegah RFI (Radio Frequency Interference).

Termination resistor normalnya terpasang pada sirkuit CAN data link. Bila komponen ini tidak terpasang, maka tidak akan mungkin untuk mem-flash ECM dengan file yang baru melalui CAN data link. Bila CAN data link terpasang pada engine atau machine, maka tidak perlu memasang termination resistorService literature tidak selalu menjelaskan mengenai perlunya terminating resistor pada engine CAN data link circuit.

Termination resistor dapat dibandingkan dengan 3408E HEUI engine hydraulic system sebagai analogi. Saat injector mati, gelombang tekanan terjadi dan akan kembali ke sistem dan akan mempengaruhi timing pada barisan injector yang berlawanan. Check valve dipasang pada sistem untuk mencegah pengaruh tersebut pada injector lain.

Pada cara yang sama, sinyal CAN dapat mengalir melalui sirkuit dan dipantulkan kembali dari ujung sikuit yang menyebabkan sinyal yang salah memantul disekeliling sistem dan menyebabkan datanya rusak.

Termination resistor mencegah agar hal tersebut di atas tidak terjadi.

 

spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta

on
spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta

Selanjutnya dengan asumsi bahwa unit yang dibeli sudah sampai ditempat kerja maka langkah selanjutnya adalah bagaimana melakukan menejemen pengoperasian yang baik. Ruang lingkup menejemen pengoperasian ini sebenarnya sebagian telah dipikirkan saat melakukan pemilihan alat berat. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana merealisasikan rencana kerja tersebut dengan selalu melakukan penyesuaian-penyesuaian dengan perubahan yang terjadi. Perubahan tersebut misalnya adalah kondisi lingkungan kerja yang selalu dinamis dan berkembang, faktor keselamatan dan target produksi yang ingin dicapai untuk satu periode tertentu.

Dengan pemahaman mengenai faktor yang mempengaruhi besarnya potensi keuntungan yang akan didapat seperti yang sudah dijelaskan diatas maka faktor kesiapan alat akan menjadi hal yang sangat penting. Dari sini hendaknya mulai difahami juga bahwa tidak mungkin didapat tingkat kesiapan alat yang tinggi tanpa adanya proses perawatan yang baik terhadap alat berat yang dioperasikan. Ini berarti bahwa harus terjalin pengertian yang baik antara bagian produksi yang bertanggung jawab untuk masalah menejemen pengoperasian dengan bagian perawatan yang bertanggung jawab untuk merawat alat berat tersebut.

Dalam malakukan menejemen pengoperasian alat berat terdapat faktor-faktor yang selalu secara konsisten harus dipertimbangkan. Faktor-faktor tersebut adalah:

  • Kondisi kesiapan alat. Untuk dapat merealisasikan semua rencana berkenaan dengan pengoperasian alat berat maka faktor kondisi dari alat tersebut akan sangat berpengaruh. Unit yang kondisinya tidak siap 100% tentunya tidak mungkin akan dapat menghasilkan kinerja 100% juga. Karena itu setiap operator harus memiliki kemampuan untuk bisa selalu memonitor kondisi unit yang dikendarainya. Selain itu kemampuan para teknisi juga harus diperhatikan agar dapat mengembalikan kondisi unit ke kondisi terbaiknya apabila terjadi penurunan unjuk kerja.
  • Metoda kerja. Hendaknya selalu menyesuaikan dengan kondisi dinamis dari medan yang dihadapi.
  • Ketrampilan operator. Hal ini tidak bisa ditawar lagi tentunya. Ketrampilan operator sangat berpengaruh terhadap produktivitas yang dihasilkan.
  • Cycle time, waktu siklus yang dimaksud disini adalah waktu yang dibutuhkan oleh alat berat untuk melakukan serangkain proses pada saat bekerja. Waktu siklus antara lain dipengaruhi oleh: medan kerja, jarak yang harus ditempuh atau material kerja yang dihadapi. Perubahan waktu siklus juga akan sangat mempengaruhi komposisi dan jumlah alat yang bekerja di satu lokasi.
  • Komunikasi antar para operator dilapangan, para operator dengan pengawas dan bagian perawatan juga harus menjadi bahan pertimbangan. Tanpa komunikasi yang baik maka tidak akan didapat kerjasama kelompok yang baik. Dalam suatu armada alat berat maka hasil yang diperoleh selalu merupakan hasil kerja sebuah kelompok.
  • Setelah semuanya bisa didapat yang berikutnya tidak boleh dilewatkan adalah bagaimana mengontrol semua proses pengoperasian yang sedang terjadi di lapangan. Sistem kontrol yang baik akan bisa menjaga konsistensi hasil kerja dan kekompakan kerjasama tim.

Tujuan dari management pengoperasian adalah mengoptimalkan produktivitas tiap alat berat yang dioperasikan agar selalu dapat memenuhi target produksi dengan biaya yang seoptimal mungkin.

 

spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta