Day: January 4, 2019

on

Pada pekerjaan-pekerjaan yang menggunakan hydraulic breaker sebagai attachment, kesesuaian antara hydraulic breaker dan excavator maupun alat berat lainnya merupakan hal penting. Bila tidak, hal ini akan berpengaruh pada efisisiensi kerja dan keamanan pekerjaan yang dilakukan, yang tentunya akan berpengaruh pada orang-orang yangada di sekitarnya.

Banyak situasi di lapangan terjadi dimana hydraulic breaker dipaksakan dipasang pada sebuah excavator atau alat berat lain, dengan alasan penghematan biaya atau waktu. Sepintas hal ini tidak ada masalah, namun jika hal ini berlangsung terus menerus, tentunya cepat atau lambat akan timbul permasalahan.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda untuk menyesuaikan hydraulic breaker dan alat beratnya:

Cek Spesifikasi Alat Berat dan Breaker

Tentunya Anda menginginkan alat berat yang dipasangkan hydraulic breaker memiliki kapasitas yang sesuai. Hal ini meliputi pemilihan alat berat dengan tekanan hidraulik yang memadai yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Periksa juga bobot alat berat saat beroperasi dan kemampuan angkatnya, panjang boom dan arm, dan karakteristik aliran hidrauliknya.

Jika breaker yang digunakan terlalu besar atau terlalu berat, alat berat akan lebih cepat mengalami keausan pada berbagai bagiannya. Hal ini akan berdampak besar terhadap kinerja dan usia alat berat, disamping akan mengancam keselamatan operator dan orang-orang yang berada di sekitarnya.

Yang juga perlu diingat, ketidaksesuaian akan berpengaruh terhadap daya tahan breaker jika dioperasikan pada alat berat dengan karakteristik aliran oli hidraulik yang tidak sesuai. Breaker keluaran terbaru memiliki part atau komponen bergerak yang lebih sedikit dari breaker-breaker lama; yang berarti breaker keluaran terbaru lebih awet, namun tetap perlu diingat, ketidaksesuaian alat berat akan menjadi masalah tersendiri.

Gunakan Coupler yang Sesuai dan Lakukan Perawatan yang Baik

Anda tentunya tidak menginginkan operator/mekanik harus berusaha keras memasang hydraulic breaker pada alat berat, atau ketika mengoperasikannya. Coupler yang sesuai akan mempermudah pemasangan dan pengoperasiannya, menghemat waktu dan biaya dan memberikan keamanan kerja yang lebih tinggi.

Pada saat ini, pemilihan breaker dengan coupler yang bisa dipasang dengan cepat merupakan pilihan yang tepat, karena membuat operator bisa memasang breaker tanpa meninggalkan kabin. Namun, pengecekan koneksi breaker dan alat berat maupun berbagai benda yang bisa mempengaruhi kerja breaker tetap perlu dilakukan.

Maintenance adalah Kunci Penting

Maintenance rutin baik daily maintenance maupun service baik pada alat berat maupun breaker sangat penting dilakukan, karena bisa memperpanjang lifetime-nya. Selalu ikuti petunjuk jadwal maintenance dari pabrikan, yang dipengaruhi jam kerja alat.

Operator juga harus dijelaskan cara pengoperasian dan maintenance breaker disamping training penyegaran pengoperasian alat berat.

Hubungi Dealer Alat Berat dan Breaker yang Anda Gunakan

Semua informasi yang Anda butuhkan bisa ditemukan pada manual alat berat dan breaker, namun hal ini tidak bisa menggantikan pentingnya training dan instruksi dari dealer. Diskusikan dengan dealer alat berat Anda mengenai breaker yang sesuai dengan alat berat Anda.

on

PEMERIKSAAN HARIAN DAN JADWAL PERAWATAN PERIODIK ALAT BERAT EXCAVATOR

Untuk mendapatkan umur pemakaian alat berat yang maksimum, lakukan suatu pemeriksaan harian yang menyeluruh sebelum naik ke alat berat dan sebelum menghidupkan engine.
Setiap hari, lakukan prosedur yang berlaku bagi alat berat anda :
  1. Kepala silinder boom ( Konfigurasi long reach ) “beri pelumasan”.
  2. Persambungan boom, stick dan bucket ( Konfigurasi long reach ) “beri pelumasan”.
  3. Persambungan buket “beri pelumasan”.
  4. Ketinggian sistem pendinginan “periksa”.
  5. Ketinggian oli engine “periksa”.
  6. Separator air sistem bahan bakar “kosongkan”.
  7. Air dan sedimen tangki bahan bakar “buang”.
  8. Ketinggian oli hidrolik “periksa”.
  9. Indikator dan meteran “Uji”.
  10. Sabuk pengaman “periksa”.
  11. Penyetelan track “periksa”
  12. Alarm travel “uji”
  13. Undercarriage “periksa”
 
Jadwal Perawatan Periodik Alat Berat Excavator
 
 
Setiap 250 jam pertama :
  • Jarak celah katup engine – Periksa
  • Oli final drive – Ganti
  • Filter oli sistem hidrolik ( case drain ) – Ganti
  • Filter oli sistem hidrolik (pilot) – Ganti
  • Filter oli sistem hidrolik (balik) – Ganti
  • Olie swing drive – Ganti
  • Element filter primer (water sparator) sistem bahan bakar – Ganti
  • Filter sekunder sistem bahan bakar – Ganti
Setiap 500 jam pertama :
  • Breather karter engine – Bersihkan
  • Oli engine dan filter – Ganti
  • Element filter primer (water sparator) sistem bahan bakar – Ganti
  • Filter sekunder sistem bahan bakar – Ganti
  • Filter ketiga sistem bahan bakar – Ganti
  • Penutup tangki bahan bakar dan saringan – Bersihkan

on

Perawatan mobil diesel sedikit berbeda dengan mobil bensin. Saat ini kendaraan roda empat dengan mesin diesel semakin digemari oleh banyak orang. Harganya yang bervariasi dan cukup terjangkau membuat daya tarik tersendiri bagi mobil mesin diesel. Jika dulu mesin diesel hanya digunakan pada kendaraan-kendaraan besar seperti Truk. Saat ini banyak perusahaan produsen mobil mengembangkan mobil mesin diesel yang di fasilitasi dengan berbagi teknologi yang dapat menunjang kenyamanan berkendara anda.

Bahkan yang dulunya mesin diesel dikenal memiliki suara yang kasar, saat ini telah banyak jenis mobil bermesin diesel yang memiliki suara lebih lembut, responsif dan efisien dalam menggunakan bahan bakar.

Meskipun dikenal sebagai mesin yang cukup tangguh namun nyatanya mesin diesel memerlukan perawatan pula. Untuk masalah perawatan, jelas mobil bermesin diesel memiliki perawatan yang berbeda daripada mobil pada umumnya. Bagi sebagian orang, perawatan mesin diesel dianggap susah dan menghabiskan biaya yang cukup banyak, namun pada kenyataannya tidak seperti itu. Bahkan mobil mesin diesel bila digunakan untuk jarak yang jauh akan semakin bertenaga dan juga irit.

Hal ini dikarenakan mesin diesel cenderung memiliki peforma yang semakin baik bila digunakan saat mesinnya panas. Kelebihan mesin diesel lainnya adalah tahan digunakan dalam berbagai kondisi. Untuk anda yang tertarik dengan mesin mobil diesel ini bahkan sudah memiliki , berikut beberapa tips yang dapat anda gunakan untuk merawat mesin mobil diesel anda agar tidak cepat rusak.

1. Selalu lakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum mobil anda gunakan

Anda dapat melakukan pemanasan kurang lebih 10 menit pada mobil anda. Jangan terlalu lama karena dapat berakibat buruk salah satunya yaitu pembuangan gas buang dari knalpot dapat membahayakan kesehatan.   Fungsi pemanasan itu sendiri adalah memberikan pelumasan pada seluruh bagian mesin mobil anda. Selain itu hal ini dapat mengantisipasi mesin anda yang “kaget” pada komponen mesin-mesin yang bergesekan didalamnya.

2. Perhatikan pemakaian solar, filter dan tangki solar

Gunakan solar yang memiliki kualitas baik walaupun dengan harganya yang mahal. Gunakan solar yang memiliki kandungan sulfur rendah karena hal ini akan berpengaruh terhadap ketarikan mesin yang lebih ringan dan suara mesin akan lebih halus. Selain itu asap yang dikeluarkan dari knalpot juga akanbersih. Anda dapat menggunakan Solardex yang diproduksi Pertamina.

Gantilah filter solar anda jika saringan bahan bakar di dashboard menyala, hal ini menandakan adanya kotoran atau air yang menyumbat saringan bahan bakar. Sehingga bila tidak segera anda bersihkan makan kemungkinan kotoran atau air tersebut dapat masuk ke sistem bahan bakar mesin dan dapat menyebabkan mesin diesel tidak dapat bekerja dengan sempurna bahkan dapat mogok.Perhatikan tangki solar mesin diesel anda jangan sampai tangki kehabisan bahan bakar solar.

Apabila hal ini terjadi maka pemakai mobil harus memompa injection pump karena sifat solar yang tidak menguap. Sehingga apabila tangki solar dalam keadaan yang minim atau kosong akan menimbulkan pengembunan yang dapat merusak filter solar mobil anda. Lebih baik jika tangki solar sudah  1/3 dari kapastitas tangki solar anda maka lakukan pengisian kembali.

3. Perawatan water sedimenter dan busi pijar

Biasanya pada filter solar modern sudah dilengkapi dengan water sedimenter. Alat ini berfungsi menangkap kandungan air yang terdapat pada bahan bakar mesin diesel. Lakukan cek secara rutin dan berkala kandungan air pada water sendimenter. Apabila indikator bahan bakar menyala maka itu menandakan kandungan air pada water sendimenter sudah maksmial dan harus segera dibuang.

Anda dapat membuangnya dengan cara memutar keran drain cock yang terletak di bawah unit water sendimenter.Bila mobil diesel anda sangat sulit ketika akan dinyalakan, maka tidak ada salahnya jika anda mengganti busi pijar pada mesin anda. Anda dapat mengetahui kondisi busi pijar pada mesin anda dengan memberikan arus dari aki, apabila terdapat nyala merah maka dapat dipastikan kondisi busi pijar anda masih sangat baik.

4. Rajinlah membersihkan filter udara

Udara yang bersih dapat membuat proses bahan bakar menjadi sempurna dan peforma mesin menjadi maksimal serta dapat mengefisienkan penggunaan bahan bakar. Ukuran pori pori pada filter udara mesin diesel hanya mencapai 50-60 mikron dan dengan ukuran yang seperti itu debu dan kotoran dapat masuk kedalamnya. Yang perlu anda ketahui adalah debu merupakan musuh utama dari mesin diesel.

Debu yang masuk ke dalam mesin akan menyebabkan mesin akan cepat aus karena debu menjadi bahan pengasah antar silinder dengan ring piston. Merk filter udara yang biasanya digunakan adalah merk Sakuran atau K&N.

5. Jangan langsung mematikan mesin mobil diesel

Jangan pernah mematikan mobil mesin diesel anda secara langsung ketika selesai anda gunakan. Setidaknya biarkan mesin tetap menyala selama 5 menit kemudian anda dapat mematikannya. Mematikan mesin mobil secara langsung dapat menyebabkan mesin “stress” sehingga mengurangi umur dari penggunaan mesin diesel sendiri.

Hal ini dikarenakan anda tidak memberikan waktu pendinginan pada komponen mesin yang memuai saat mobil sedang digunakan. Selain itu jika mesin langsung mati, maka otomatis suplai oli akan terhenti dan pendinginan juga akan berhenti.

6. Lakukan penggantian pelumas oli

Oli merupakan bagian penting dalam sebuah mesin yang mempunyai fungsi sebagai pelumas mesin mobil. Anda harus mengganti minyak pelumas (oli) anda setiap 5000 km dan sekaligus mengganti filter olinya. Gesekan yang sering terjadi pada komponen-komponen di dalam mesin akan meninggalkan sisa sisa residu yang dapat membuat mesin mobil anda akan cepat aus.

Sehingga sangat penting untuk melakukan pergantian oli secara berkala agar kondisi mesin anda tetap stabil, kokoh dan nyaman untuk digunakan. Cara mengecek oli mesin anda adalah dengan menarik dipstick oli setelah itu anda perhatikan apakah volume oli berada di garis normal atau tidak. Setelah itu perhatikan pula kekentalan oli mesin mobil anda.

7. Lakukan beberapa perbaikan

Lakukan perbaikan injection pum di bengkel-bengkel resmi khusus untuk jenis mobil mesin diesel. Apabila terjadi kerusakan parah pada injection pump anda harus segera memperbaikinya. Apabila anda harus mengganti spare part pada mesin mobil anda. Pastikan hanya memakai spare part asli yang direkomendasikan untuk mesin mobil anda. Anda dapat mencarinya di bengkel-bengkel resmi merk mobil anda.

8. Lakukan pembersihan mesin mobil diesel secara rutin

Untuk membersihkan mesin cara yang paling tepat adalah membersihkan mobil dalam keadaan yang hangat. Maka dari itu anda perlu melakukan pemanasan terlebih dahulu terhadap mesin mobil anda dan jangan terlalu lama. Ada dua jenis pembersih yang dapat anda gunakan untuk membersihkan mesin mobil anda yaitu Engine clean yang berfungsi membersihkan kotoran-kotoran yang melekat pada mesin mobil dan Engine dressing yang berfungsi untuk mengembalikan warna asli dari komponen mesin tersebut.

Untuk membersihkan mesin mobil semprotkan terlebih dahulu cairan engine clean yang berfungsi untuk merontokkan debu,oli dan kotoran lainnya yang menempel pada mesin. Untuk bersih yang maksimal anda dapat menggunakan kuas untuk membersihkan kotoran-kotoran tersebut. Setelah itu anda dapat menyiram nya dengan air bersih atau anda dapat menggunakan selang air. Kemudian anda dapat menyemprotkan engine dressing yang dapat membuat warna mengkilap dan tunggu selama lima menit dengan kondisi kap mesin ditutup.