Hoist Crane untuk Industri Aeronautika

Hoist crane adalah sebuah alat angkut – pindah yang penting dalam kehidupan industri dan alat berat. Tak hanya digunakan untuk konstruksi dan pabrik, hoist crane juga dapat diaplikasikan pada industri aeronautika.

Sekilas tentang industri aeronautika, perusahaan ini bergerak di bidang ilmu penerbangan. Produk yang dihasilkan diantaranya seperti bagian pesawat serta merangkainya sehingga menjadi sebuah pesawat yang sempurna.

Tidak semua jenis dan tipe hoist crane bisa digunakan pada industri aeronautika. Kali ini, kami akan memberikan beberapa jenis hoist crane untuk industri aeronautika. Disetiap jenis kami sertakan penjelasan mengenai hoist crane tersebut.

Double Girder Multipoint Hanging Cranes

Mesin dengan kapasitas daya angkat hingga 20 ton ini menggunakan roller tipe horizontal(horizontal rollers). Dilengkapi bagian closed encoder loop yang membantu mengoreksi efek penyebrangan dan persilangan. Crane jenis ini dapat melakukan 4 pergerakan yaitu, lifting (pengangkatan barang), cross traveling 1, cross traveling 2, dan long travelling. Bagian ujung carriage dilengkapi dengan pin yang menghindari static forces. Serta, terminal remote control disempurnakan dengan fitur inching untuk manuver yang lebih tepat.

Maintenance platform cranes

Lengan telescopic untuk memudahkan tugas. Terminal remote control pada crane ini juga telah dilengkapi dengan fitur inching.

Installation transfer line

Dapat di kontrol dengan modul PLC Ethernet. Komunikasi menggunakan teknologi Wifi dan remote control melalui access point untuk kontrol. Mesin ini dilengkapi dengan fitur cranes weighing control untuk memastikan maksimum load di setiap crane.

Single Girder 2 Points

Sebuah crane single girder mampu mengangkat beban hingga 20 ton. Single girder 2 Points menggunakan rollers tipe horizontal dengan closed loop encoder pada ujung untuk membantu mengurangi efek dari perpindahan atau perpotongan. Spesifikasi lainnya, alat ini dilengkapi terminal remote control dengan fitur inching untuk manuver.

Transfer unit detail

Dilengkapi teknologi sensor yang bisa mendeteksi saat pintu tertutup. Saat terjadi perpindahan manuver, kecepatan akan berkurang sehingga lebih aman.

Single Girder Multipoint Hanging Cranes

Kapasitas angkut crane ini dapat mencapai 20 ton. Menggunakan model horizontal rollers dan close loop encoders untuk mengurangi efek crossing. Spesifikasi lainnya, alat ini dilengkapi terminal remote control dengan fitur inching untuk manuver.

3 Tipe Instalasi Industri Aeronautika

Hoist crane di atas tergolong dalam 3 tipe instalasi (kegiatan produksi) pada Industri Aeronautika. Berikut penjelasannya :

1. Parts manufacturing

Proses parts manufacturing adalah bagian proses produksi bagian-bagian pesawat.

2. Plane Assembly

Untuk menjadi pesawat yang utuh, bagian-bagian pesawat dirangkai menjadi satu kesatuan. Pada proses ini terjadi pemindahan dan pengangkatan bagian pesawat.

3. Planes maintenance

Tahap ini merupakan tahap setelah pesawat dirangkai yaitu maintenance atau pemeliharaan.

Keuntungan menggunakan hoist crane

1. Semi automatic dan fully automatic crane

Sistem semakin mudah dan mempersingkat cycles kerja.

2. Multipoint hanging crane

Penggunaan single dan double girder dalam rangkaian beam atau rail.

3. Transfer cranes

Komunikasi izin menggunakan wifi sehingga proses lebih aman dan andal.

4. Vast range of speeds available

Kecepatan angkut hingga 15 m/min dan kecepatan berpindah hingga 100-120 m/min.

Sangat cocok untuk digunakan pada hanggar yang luas dan berjauhan.

5. Synchronization in hoisting

Closed loop encoder mengurangi terpelesetnya muatan serta memastikan muatan aman.

6. Overload electronic device as standard

  • Mengangkut perangkat muatan dan black box
  • Kontrol Safety Working Period (SWF)
  • Aktivasi alarm untuk tindakan preventif
  • Kendali suhu pada lifting motor
  • Gerak perpindahan yang smooth

7. Friendly Use

Remote control dilengkapi display berisikan data dan informasi dari black box dengan tampilan yang ergonomis.

8. Zone restriction

Wilayah aman untuk mengurangi trouble karena human errors, kerusakan mesin dan peralatan, serta meminimalisir resiko kecelakaan kerja.

9. Regenerative inverter controls

Menyimpan hingga 5% energi.

Industri aeronautika membutuhkan ketelitian dan ketepatan dalam proses produksi. Untuk memudahkan kerja tersebut, penggunaan hoist dan crane sangat penting.

 

spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *