Category: Injector E320d 3264700

on

Hoist adalah Mesin Penggerak dan bagian dari crane yang berfungsi sebagai alat pemindah barang dengan pergerakan horizontal (tranversing) dan vertical (hoisting). Hoist merupakan Item yang sangat utama dan penting, Karena berkaitan dengan pekerjaan berisiko tinggi dan memerlukan tingkat safety yang wajib di perhatikan.

Berikut dibawah ini beberapa tips untuk memilih hoist yang berkualitas dengan menyesuaikan kebutuhan penggunaan  :

  • Capacity

Di Market Hoist banyak sekali  yang menawarkan hoist dengan capacity yang sama, seperti contoh: Hoist Kapasitas 5 ton. Hal yang wajib anda ketahui adalah menanyakan duty class atau umur hoist tersebut. Pastikan bahwa hoist yang akan anda beli mengikuti standar FEM dan DIN atau ISO. berdasarkan standar FEM ( 2m ) atau sama dengan standar ISO ( M5 ) . bisanya Suplier dalam menawarkan Hoist mereka tidak menyertakan duty class nya, padahal mengetahi duty class itu adalah kunci utama saat selisih perbandingan dari nominal harga tidak begitu jauh.

  • Garansi & Ketersediaan Sparepart

Dalam memilih hoist, Garansi adalah hal yang juga perlu di perhatikan, bagaimana layanan after sales nya, dan ketersediaan sparepartnya. Karena tidak sedikit Hoist yang di beli Sparepartnya Indent berbulan-bulan, sehingga itu akan menghambat jalannya produksi.

  • Kualitas

Dalam memilih hoist perlu memperhatikan kualitasnya, Jangan tergiur dengan harga yang murah, karena harga yang murah belum tentu berkualitas.

  • Memilih type Hoist sesuai kebutuhan

Pada perhitungan dalam menentukan kebutuhan Hoist saat ini Mungkin Hoist 1 atau 2 ton sudah cukup bagi anda, tapi bagaimana dengan 1-2 tahun kedepan ? apakah kebutuhan untuk mengangkat beban yang diperlukanakan tidak berubah ? Pastikan Investasi Electric Wire Rope Hoist yang anda dengan kebutuhan dan strategi bisnis jangka panjang anda, terlebih lagi dari segi infrastruktur hoist itu sendiri.

  • Berat Beban

Untuk menghindari overload, pastikan Anda memilih Electric Wire Rope Hoist yang memiliki kapasitas di atas berat beban maksimal yang telah anda perkirakan. Selain beban rutin, perhitungkan juga beban maksimal yang memungkinkan perlu diangkat sewaktu-waktu di luar dari keperluan.

 

spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta

on

Ketika Anda akan membeli sebuah produk crane, maka harus diperhatikan secara khusus mulai dari spesifikasi mesinnya hingga garansi yang ada. Pastikan crane yang akan Anda beli telah memiliki kualitas heavy duty, sertifikasi ISO, garansi yang jelas, dan masih banyak aspek lainnya yang juga harus diperhatikan. Selain itu, hoist crane yang dipilih juga harus memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi.

Tak hanya itu, dalam penggunaannya mesin hoist crane ini juga dapat diaplikasikan untuk lift barang. Bila hoist crane yang Anda miliki akan dipakai untuk lift barang, maka harus diperhatikan juga tingkat keamanan dan keselamatan mesinnya. Yang mana harus dapat menjaga keselamatan manusia atau barang yang berada di dalam.

Selanjutnya, perhatikan juga apakah sudah ada fitur berupa overload protector pada hoist crane. Dikarenakan fitur tersebut mampu mendeteksi beban yang diangkutnya.  Jika kapasitas beban yang diangkutnya telah  melebihi kapasitas maksimal, maka mesin hoistnya akan otomatis langsung berhenti bekerja. Selain itu, pastikan hoist crane telah memiliki teknologi gearbox yang kuat dan sangat tahan terhadap hentakan.

Dengan menggunakan teknologi ini, maka dapat mencegah adanya resiko rantai putus atau bahkan melorot. Hoist crane yang sudah mengadopsi berbagai teknologi-teknologi terbaru dan canggih, tentunya dapat membantu dan meringankan pekerjaan manusia. Selain itu, hoist crane tersebut juga sudah dapat menjaga keselamatannya, yang mana tidak dapat membahayakan keselamatan manusia bahkan lingkungan di sekitarnya.

 

spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta, spare part alat berat murah jakarta, spare part excavator murah jakarta

on

Crane termasuk dalam alat berat yang sering digunakan dalam dunia konstruksi. Biasanya crane sering digunakan pada proyek konstruksi bangunan, pelabuhan, bidang industri, pergudangan dan perbengkelan. Selain memiliki jenis-jenis yang bisa di sesuai dengan kebutuhan pada bidang industri, crane juga mempunyai istilah-istilah yang perlu kita kenali. Berikut istilah-istilah crane dalam dunia konstruksi.

Istilah Crane – A

  • Accessory for lifting: Sebuah peralatan kerja yang dipasang pada beban dan peralatan angkat yang digunakan untuk memindahkan, menurunkan dan menaikan beban. Accessory for lifting juga sering disebut Rigging gear.
  • Anchor Bolt Load: Merupakan istilah jumlah total gaya yang dipasangkan pada masing-masing baut jangkar pendukung jib crane.
  • Anchor Bolt: Istilah yang dipakai dalam crane tentang baut yang tertanam pada kepala beton.

Istilah Crane – B

  • Beam Crane: Istilah yang merupakan solusi untuk pengangkatan umum yang terdiri dari satu balok horizontal yang melintasi sepanjang rel penopang gantry.
  • Block loads: Suatu tindakan yang memfasilitasi pelepasan sling atau sebuah alat pengangkat lainnya di bawah beban. Dilakukan dengan cara membawa beban kayu, logam atau pengatur jarak lainnya diantara beban dan lainnya.
  • Bridge: Merupakan struktur keliling utama suatu derek yang membentang selebar teluk. Jembatan ini terdiri dari dua truk ujung dan satu sampai dua gelagar jembatan.
  • Boom: Merupakan track tempat untuk troli hoist bergerak.
  • Bracket center: Merupakan sebuah jarak antara dua kurung penopang jib crane yang dipasangkan di dinding.
  • Brake: Salah satu alat yang digunakan untuk menghentikan maupun memperlambat gerakan dengan gesekan atau cara listrik.

Istilah Crane – C

  • Crane gatrine boom: Menjadi bagian dari ekstensi pada landasan troli yang sering digunakan untuk memberikan kelonggaran pada perpindahan gatri dengan cara ditarik kembali atau diangkat.
  • Chain Guide: Salah satu alat yang digunakan untuk memandu rantai muatan hoist di sprocket beban.
  • Crane span: Merupakan pusat jarak yang mendatar ke pusat runway beams.

Istilah Crane – D

  • Double girder: Merupakan crane overhead yang terdiri dari dua truk ujung, dua unit hoist troli dan dua bridge girders.

Istilah Crane – O

  • Overhead crane boom: Salah satu komponen untuk membantu proses pengangkatan dan penurunan objek selain di bawah drum hoist atau troli langsung. Overhead crane boom dipasang pada bagian troli.

Istilah Crane – R

  • Rem: Merupakan alat perangkat bukan motor pada sebuah crane yang menggunakan daya gesek untuk menghentikan maupun menjadi gerakan .
  • Rem Hidrolik: Salah satu rem yang menggunakan proses perpindahan zat cair, metode pada rem hidraulik akan mengontrol atau mengurangi kecepatan
  • Rem cengkeraman: Jenis rem ini digunakan untuk hoist. Selain itu, rem gesek yang diterapkan secara otomatis dan mencegah gerakan apabila daya rem tidak aktif.
  • Rem dinamis: Merupakan salah satu jenis rem yang membuat motor berfungsi sebagai generator dengan energi lepas pada resistor. Pada metode ini tujuannya adalah untuk mengontrol kecepatan.

Istilah Crane – W

  • Working Load Limit (WLL): WLL atau sering disebut juga SWL merupakan batas maksimum beban yang diperbolehkan diangkat oleh crane. Batas maksimum tersebut sudah ditentukan oleh pabrik pembuatan crane tersebut.

Itu dia istilah-istilah umum yang digunakan dalam berbagai jenis crane. Jika tertarik untuk mengetahui jenis-jenis crane sesuai dengan kebutuhan bisa di konsultasikan kepada kami lebih lanjut.

 

spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta

on

Dalam artikel ini, kami memaparkan dasar-dasar peringkat Duty Class dan cara mengidentifikasi peringkat Duty Class yang tepat untuk aplikasi Hoist anda. 

·         DUTY CLASSIFICATION TYPES

Saat pembuat crane menghitung duty cycle untuk aplikasi Anda, mereka melakukannya menggunakan sistem klasifikasi FEM, ASME, dan CMAA. Klasifikasi FEM terutama digunakan di Eropa dan merupakan standar hoist, trolley and bridge duty motion. Di Amerika Utara, pembuat crane menggunakan klasifikasi ASME untuk menyediakan standar duty cycle untuk hoist dan standar CMAA untuk duty cycle trolley dan bridge. Masing-masing standar berikut dimaksudkan untuk menjadi panduan bagi manufaktur, pembeli, atau pengguna saat menentukan duty cycles.

·          Standar FEM

Standar FEM dibuat oleh European Material Handling Society dan berlaku untuk fungsi mekanis hoist, trolleys and bridges with typical metric capacities. Menurut standar FEM 9.511, aplikasi Duty Class Hoist  ditentukan oleh spektrum beban dan waktu pengoperasian harian.

Klasifikasi FEM yang paling sesuai untuk aplikasi Anda ditentukan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi spektrum beban yang sesuai. Hoist dibagi menjadi empat kategori berdasarkan spektrum beban: ringan, sedang, berat dan sangat berat.

Setelah spektrum beban ditentukan, waktu operasi harian yang diharapkan dari peralatan dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

  • H = average hoisting height (m)
  • N = hoisting cycles per hour
  • T = daily working time (hrs.)
  • V = hoisting speed (m/min)

Setelah spektrum beban dan waktu operasi harian diidentifikasi, tabel di bawah ini mengidentifikasi klasifikasi yang sesuai. Persamaan ini juga berfungsi sebagai titik awal untuk menghitung Masa Kerja Aman peralatan Anda.

Berikut grafik Konversi FEM  :

Menentukan Peringkat Duty Class Hoist adalah sangat penting untuk keberlangsungan

Hoist jangka Panjang.  Duty Class  adalah salah satu dari lima pertanyaan teratas yang harus Anda tanyakan kepada pembuat atau penjual hoist sebelum melanjutkan pembelian. Klasifikasi Duty Class sangat teknis dan spesifik. ada baiknya berkonsultasi dengan orang yang profesional berpengalaman tentang Duty Class.

 

spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta