Category: spare part excavator kendari

on
Fungsi Concrete Pavers. Alat berat ini biasanya digunakan untuk pekerjaan beton. Pavers menghampar beton ready mix yang fungsinya seperti pada pekerjaan asphalt finisher. Alat ini menggunakan sistem “slipform” dan digunakan dalam proses pengecoran jalan raya beton (“rigid pavement”) secara menerus dengan jaminan kualitas, kemiringan, dan kerataan sesuai dengan titik yang ditentukan dengan sangat akurat.

Fungsi Concrete Pavers
Selain itu Concrete Pavers merupakan alat-alat mesin untuk membuat rigid jalan beton / rigid lantai beton, lapangan parkir mobil dan pesawat terbang, basement beton, lantai pabrik dan lantai gudang yang membutuhkan kerataan.

Berbagai tipe dari Concrete Paver atau nama lainnya Concrete Slip Form mempunyai ukuran lebar yang bervariasi antara 2 meter sampai dengan 15 meter.

Metode Kerja Concrete Pavers

Pertama menyebarkan beton ditempatkan pada lokasi di depan auger, kemudian auger mengatur perataan beton ke sisi tamper bar, dengan dibantu vibrator yang terpasang pada unit alat tersebut. Hidrolik vibrator mengkonsolidasikan beton, dan bar tamper mendorong agregat besar di bawah permukaan. Selanjutnya concrete masuk ke finishing pan yang kemudian diatur leveling serta perataannnya secara otomatis.

Unit Concrete Paving ini memiliki unit penggerak yang terdiri dari track system, dimana ada yang menggunakan 2 track, 3 track dan 4 track system tergantung dari tipe mesin dan kebutuhan medan kerjanya.
Sistem kontrol elektronik dari mesin ini dapat mengatur hydraulic sytem yang menggerakkan seluruh unit, mengatur operasi track system, leveling dari finishingpan dan steering system.

on
Fungsi Double Drum Compactor adalah untuk memadatkan perkerasan jalan asphalt hot mix agar dapat dicapai suatu nilai kepadatan yang diinginkan sesuai dengan beban atau muatan serta frekuensi lintasan yang akan dilalui oleh material yang dipadatkan tadi.

Fungsi Double Drum Compactor

Penggunaan dari alat berat ini umumnya adalah untuk mendapatkan permukaan yang agak halus, contohnya pada penggilasan aspal beton dan lain-lain. Double Drum Compactor Alat ini memberikan lintasan yang sama pada masing-masing rodanya, kira-kira beratnya antara 8-14 ton, penambahan berat yang diakibatkan oleh pengisian zat cair (ballasting) berkisar antara 25% – 60% dari berat penggilas.

Double Drum Compactor yang dilengkapi dengan vibro atau getaran akan mampu lebih cepat mencapai kepadatan material yang diinginkan. Double smooth drum dipakai untuk memadatkan material yang bersifat lepas yang kandungan airnya kecil atau untuk pemadatan finishing pada proses pengaspalan jalan.

on
Fungsi Alat Berat Vibration Roller. Vibration Roller adalah Merupakan alat berat yang digunakan untuk menggilas, memadatkan hasil timbunan, sehingga kepadatan tanah yang dihasilkan lebih sempurna. Efek yang ditimbulkan oleh Vibration Roller adalah gaya dinamis terhadap tanah, dimana butir-butir tanah cenderung mengisi bagian-bagian kosong yang terdapat diantara butir-butirnya.

Secara Umum Vibratory roller adalah suatu alat pemadat yang menggabungkan antar tekanan dan getaran. Vibratory roller mempunyai efisiensi pemadatan yang baik. alat ini memungkinkan digunakan secara luas dalam tiap jenis pekerjaan pemadatan.

Fungsi Alat Berat Vibration Roller

Alat Berat Vibration roller termasuk dalam kategori tandem roller, yang berfungsi untuk menggilas, memadatkan hasil timbunan dimana cara pemampatanya menggunakan efek getaran, dan sangat cocok digunakan pada jenis tanah pasir atau kerikil berpasir. Sebab Efisiensi pemampatan yang dihasilkan sangat baik, karena adanya gaya dinamis terhadap tanah. Butir butir tanah cenderung akan mengisi bagian bagian yang kosong yang terdapat diantara butir- butirnya.

Factor – factor yang mempengaruhi proses pemampatan dengan vibration roller ialah Frekuensi getaran, amplitude dan gerak sentrifugal.

Faktor Tanah Proses Pemadatan Vibration Roller

  1. Frkuensi getar
  2. Amplitudo Getar
  3. Gaya sentrifugal
Besarnya upah kerja untuk operator/helper pada Vibration Roller adalah tergantung dari lokasi pekerjaan, perusahaan yang bersangkutan, peraturan yang berlaku di lokasi, dan kontrak kerja antara dua pihak tersebut. Pada dasarnya upah untuk pekerja dihitung dalam besarnya uang yang dibayarkan per jam kerjanya (Rp/jam).

on
Fungsi Alat Berat Ripper adalah alat yang menyerupai cakar (shank) yang dipasangkan di belakang traktor. Fungsi dari alat ini adalah untuk menggemburkan tanah keras. Pekerjaan penggemburan ini memerlukan penetrasi ripper ke dalam tanah dan traktor berkemampuan besar. Jumlah cakar ripper antara satu sarnpai lima buah. Bentuk dari shank ada 2 macam, lurus dan lengkung. Shank lurus dipakai untuk material yang padat dan batuan berlapis. Sedangkan shank yang lengkung dipakai untuk batuan yang retak.
Gerakan pada ripper ada dua tipe yaitu tipe lengkung (arc) dan paralel. Tipe arc merupakan gerakan yang sederhana, namun kadang roda belakang traktor terangkat sehingga kemampuan tahan kurang. Pada tipe paralel gigi masuk dari arah atas sehingga menambah traksi alat. Tipe ini baik digunakan pada material keras.
Perhitungan produktivitas ripper sangat sulit untuk diperkirakan. Salah satu faktornya adalah pekerjaan dengan penggunaan ripper bukanlah pekerjaan yang dilakukan terus-menerus. Biasanya pekerjaan ini dilakukan bersama-sama dengan pemuatan material, sehingga kadang kala di lapangan kita dapat melihat bahwa sebuah traktor dipasangkan blade dan ripper pada waktu bersamaan.
Perhitungan produktivitas ripper dapat dilakukan dengan beberapa cara. Cara pertama adalah dengan mengukur potongan topografi di lapangan dan waktu yang dibutuhkan untuk menggemburkan tanah. Cara ini memberikan hasil yang akurat. Cara lain adalah dengan mengasumsikan kecepatan rata-rata ripper yang bekerja pada suatu area. Dengan diketahuinya jarak yang ditempuh pada setiap pass maka waktu berangkat dapat dicari. Total waktu siklus merupakan penambahan waktu berangkat dengan waktu yang dibutuhkan ripper untuk mengangkat atau menurunkan cakarnya.