Category: spare part excavator kendari

on
Batching Plant adalah merupakan alat untuk membuat concrete atau beton yang penting dalam dunia konstruksi sebagai bahan pokok dalam pekerjaan struktur. Beton adalah campuran dari semen agregat dan air serta aditif. Batching Plant memproduksi beton secara massal dan kualitas yang sangat tinggi serta keseragaman dalam mutu beton.
Fungsi Batching and Mixing Plants Concrete
Pemilihan batching plant yang tepat adalah suatu langkah kunci dalam pencapaian target tersebut. Di Indonesia dikenal ada dua jenis batching plant, yang antara lain adalah :
  1. Wet system adalah batching yang memproses sehingga menjadi fresh concrete yang siap dipakai dan fungsi dari truck pengangkut hanya menjaga homogenitas sampai tempat pengecoran.
  2. Dry mix system adalah merupakan timbangan material atau agregat, semen, air, aditif yang output nya siap di tuang ke truck mixer, dan proses pengadukan beton dilakukan dalam truck mixer dengan memutar drum mixer pada kecepatan tinggi, kemudian beton siap dikirim ketempat pengecoran.

Metode Kerja Batching and Mixing Plants Concrete

Prinsip kerja dari batching plant adalah mengisi material ke bin, menimbang agregat, menimbang air, menimbang semen, serta menimbang aditif, yang kemudian dituangkan ke dalam mixer untuk dengan kecepatan tertentu sehingga mencapai homogenitas beton.
Penimbangan seluruh material dilaksanakan dengan keakuratan yang sangat tinggi serta diatur secara digital dan waktu pengaduk (mixing time) ditentukan sesuai kapasitas beton dan kualitas yang akan dicapai.
Semua proses dapat disetel secara manual, semi otomatis, dan otomatis. Setiap cycle dengan kapasitas sesuai tipe mixer output batching plant dan beberapa cycle merupakan beton siap pakai (fresh concrete) yang kemudian ditampung dalam ready mix concrete truck untuk siap dikirim ke pemakai. Sistem yang bekerja dalam batching plant ini terdapat instalasi tenaga sebagai berikut :
  1. Tenaga listrik untuk menggerakkan seluruh motor listrik dan Instalasi pengendali;
  2. Tenaga pneumatik (air compressor) untuk menggerakkan buka tutup pintu-pintu agregat;
  3. Instalasi air kerja untuk pengisian mixer;
  4. Hydraulic system untuk pembuka untuk penutup pintu keluaran hasil produk (discharge gate).
  5. Poin yang perlu diperhatikan dalam memilih batching plant, antara lain:
  6. Kapasitas Mixer;
  7. Ukuran agregat maksimum yang dapat diproses;
  8. Slump beton yang bisa dihasilkan;
  9. Tingkat keakuratan hasil timbangan material;
  10. Ketinggian hopper pengisi ke truck mixer;
  11. Kapasitas Silo persediaan semen.

on
Lattice Boom Crawler Crane adalah alat berat yang umumnya dipakai untuk mengangkat, memindahkan material dari tempat asal ketempat lain dengan tambahan pelengkap. Alat ini juga dapat dipergunakan untuk erection jembatan prestress, komponen panel-panel beton prestress, dan juga digunakan dalam pekerjaan pondasi untuk memancang tiang pancang, bore pile, pemasangan instalasi pipa (pipe layer), menggali serta memuat (clampshell dan dragline). Konstruksi alat ini umumnya bagian atas terdiri dari alat yang dapat berputar 360 derajat seperti excavator, dengan jangkauan yang lebih jauh.

Fungsi Lattice Boom Crawler Crane

Fungsi Lattice Boom Crawler Crane

Metode pengangkatan menggunakan Lattice Boom Crawler Crane harus selalu memperhatikan tingkat kesetabilan tanah tempat bekerjanya crane dan selalu melihat tabel beban yang diizinkan sesuai jarak (radius) beban terhadap sumbu crane.

Pada umumnya Lattice Boom Crawler Crane memiliki kapasitas pengangkatan yang besar dibandingkan jenis crane beroda ban. Namun karena berat mesin dan lambannya pergerakan crawler menjadi satu kekurangan bagi crane jenis ini. Untuk memindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain diperlukan biaya ekstra dan peralatan yang banyak seperti trailer dan crane lain karena crane ini harus dibongkar.

Kelebihannya Lattice Boom Crawler Crane

crane jenis ini terkenal sangat stabil dan lebih tangguh serta sanggup mengangkat beban sambil bergerak (moving) karena tidak memakai outrigger. Biasanya crane crawler menggunakan boom type lattice (kisi). Walaupun boom tipe ini sangat merepotkan saat pembongkaran dan pemasangan, namun crane dengan boom tipe ini sangat cocok digunakan untuk berbagai keperluan kerja berat (heavy duty crane) dan kerja-kerja berat lain termasuk di tempat-tempat yang terlalu ekstrim namun memerlukan kestabilan tinggi seperti di atas barge (ponton) ataupun di lokasi tanah yang mudah amblas.

on

Fungsi Alat All Terrain Crane. All Terrain Crane merupakan sebuah mobil crane/derek dengan peralatan yang digunakan di jalan raya beraspal halus maupun off road, biasanya alat ini menggunakan all-wheel drive dan didukung oleh satu atau dua mesin dan memiliki derek hidrolik untuk dioprasikan dan boom teleskopik yang dapat mencapai hampir 20 kaki dan membawa sampai 130 ton pada beberapa model.

Fungsi Alat All Terrain Crane

Fungsi All Terrain Crane

All Terrain Crane atau truck crane adalah alat yang berfungsi untuk mengangkat, memindahkan material dari tempat asal ke tempat lain dengan metode pemindahan barang vertikal dengan jarak lengan atau radius yang sesuai panjang boom.

All Terrain Crane berputar pada porosnya yang disebut swing gear. Boom panjang adalah bagian dari crane yang membawa beban sedangkan Counterjib membawa penyeimbang yang biasanya berupa besi tuang. Aplikasi alat ini dapat dipergunakan untuk erection jembatan prestress, komponen panel-panel beton prestress, juga digunakan dalam pekerjaan pemasangan.

Attachment:

  • Boom : Jib atau lengan All terrain Crane atau Truck, berupa telescopic yang digerakkan oleh hydraulic;
  • Hook (kait) : Digunakan untuk menghubungkan derek atau kabel baja (wire rope) dengan beban. Hook Ini mempunyai derek 4 layer;
  • Counter Weights : Beban besar yang dipasang ke bagian belakang tiang, untuk mengimbangi berat barang yang diangkat;
  • Outrigger : Bagian yang penting untuk menstabilkan truck crane pada saat bekerja, dengan melebarkan posisi outrigger dan memasang jack ketumpuan pondasi atau medan keja tiang, untuk mengimbangi berat barang yang diangkat.

 

spare part excavator jakarta, spare part alat berat morowali, spare part excavator morowali, spare part excavator kendari, Injector E320d 3264700, 6754-11-3011 injector pc200-8 0445120231, 60100000 Volvo EC210B ECU, Injector sh210-5 8982843930, Injector SK200-8 KOBELCO 970950006353

on
Fungsi Traktor Roda Empat Alat Pertanian. Traktor roda empat merupakan suatu peralatan yang diciptakan oleh manusia yang sangat bermanfaat untuk membantu meringankan tugas manusia terutamanya pada kegiatan-kegiatan dibidang pertanian.

Fungsi Dan Tugas Pokok Traktor

Tugas pokok dan fungsi traktor bila dirangkaikan dengan suatu peralatan tambahan berupa implement/bajak dapat berperan sebagai alat untuk pengolah tanah sebelum melakukan penanaman. Disamping itu pula traktor memiliki fungsi lain, yaitu sebagai tenaga penggerak peralatan mesin-mesin pertanian lainnya melalui power take off (PTO) yang disalurkan ke mesin-mesin yang akan digerakkan. Seiring dengan perkembangan teknologi, traktor roda empat sudah banyak memiliki kemajuan baik dari segi desain, fitur teknologi tinggi serta perluasan pemanfaatan dan fungsinya di lapangan sesuai dengan kebutuhan manusia.

Klasifikasi traktor Roda 4 Berdasarkan Fungsinya

  1. Crawler tractor, yaitu traktor dengan roda rantai
  2. Standard Row Crop, umum digunakan di berbagai perkebunan
  3. High clearance, traktor dengan jarak antara badan traktor dan tanah (ground clearance) yang tinggi, cocok untuk perkebunan sayuran atau perawatan tunas
  4. Orchard, traktor yang digunakan di wilayah perkebunan pepohonan yang besar, ukurannya cukup ramping dan mudah membelok
  5. Multipurpose, dapat digunakan untuk berbagai keperluan
  6. Lawn And Garden, untuk kebun
  7. Tree Skidder, digunakan untuk menarik kayu yang baru ditebang
  8. Skid Steer Loader, memiliki loader di depannya
  9. Four Wheel Drive with front steering wheel, traktor 4WD yang roda depannya lebih kecil dari roda belakang. Traktor tipe ini memiliki traksi yang besar sehingga memiliki tarikan yang kuat.
  10. Four wheel drive with equal sized wheel and articulated steel framing. Roda depan dan belakang traktor ini sama besarnya, bisa digunakan untuk lahan yang berat.
Fungsi Traktor Roda Empat Alat Pertanian

Klasifikasi traktor berdasarkan daya penggeraknya

  1. Traktor mikro, <17 tenaga kuda (horsepower)
  2. Traktor mini, 17-29 hp
  3. Traktor sedang, 29-60 hp
  4. Traktor besar, 60-107 hp
  5. Traktor sangat besar, >107 hp
Fungsi Traktor Roda Empat Alat Pertanian
Bagian Traktor Roda Empat (Four Wheel Tractor)
Fungsi Traktor Roda Empat Alat Pertanian
Fungsi Traktor Roda Empat Alat Pertanian

Cara mengoperasikan Traktor Roda Empat

Sebelum mengoperasikannya sebaiknya kita mengenal bagian-bagian pengendali atau instrument lainnya yang berkaitan dengan pengoperasian traktor roda empat.

Cara mengoperasikan Traktor Roda Empat
o Menghidupkan Mesin Traktor
  • Duduklah yang baik ditempat duduk
  • Pasang rem parkir
  • Semua tongkat pengatur harus pada posisi netral
  • Masukkan kunci kontak dan putar ke kanan ke arah “on” lihatlah apakah lampu penunjuk tekanan oli sudah menyala
  • Injak penuh pedal kopeling dan putar kunci kontak ke kiri ke arah “preheater” selama kurang lebih 10-20 detik. Perhatikan apakah indikator pemanas pendahuluan berpijar yang menandakan ruang bakar sudah cukup dipanaskan.
  • Putar kunci kontak ke arah kanan ke posisi “start”, maka starter motor akan memutar mesin. Setelah mesin hidup segera lepaskan kunci kontak sehingga kunci kontak akan kembali ke posisi ”on” dengan sendirinya.
  • Setelah mesin hidup lampu pengontrol tekanan oli harus padam, bila tetap menyala, matikan segera mesin dan periksa sistem pelumasan
o Menjalankan Traktor (Simple Driving)
  • Injak penuh pedal kopling
  • Pindahkan tongkat pengubah kecepatan utama dan tongkat pengubah kecepatan PTO ke kecepatan yang diinginkan.
  • Lepaskan rem parkir
  • Tingkatkan akselerasi mesin dengan menggunakan handel atau pedal akselerasi
  • Lepaskan pedal kopling perlahan-lahan dan traktor akan mulai bergerak.
o Mengoperasikan pada saat pengolahan lahan
  • Pasang bajak sesuai kebutuhan (bajak Singkal atau rotary)
  • Naikkan Putaran Mesin pada kecepatan konstan dengan menggunakan tuas akselerasi tangan
  • Injak kopling, masukkan gigi rendah dan tuas putaran rotari
  • Lepaskan kopling secara perlahan-lahan
  • Jalankan sesuai arah yang diinginkan
  • Bila melakukan pembelokan implement harus diangkat untuk mengindari kerusakan/ patah pada implement.
o Menghentikan Traktor
  • Kurangi kecepatan mesin
  • Injaklah kedua pedal kopeling dan rem, maka traktor akan berhenti.
  • Pindahkan tongkat pengubah kecepatan utama dan PTO ke posisi netral dan lepaskan pedal kecepatan.
  • Hubungkan kembali pengunci pedal kiri dan kanan kemudian rem parkir.

 

spare part excavator jakarta, spare part alat berat morowali, spare part excavator morowali, spare part excavator kendari, Injector E320d 3264700, 6754-11-3011 injector pc200-8 0445120231, 60100000 Volvo EC210B ECU, Injector sh210-5 8982843930, Injector SK200-8 KOBELCO 970950006353