Pengertian Alat Pancang
spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta
Jenis alat berat untuk pemancang tiang Beberapa proyek itu memerlukan fondasi yang kuat untuk menyokong beban besar di atasnya. Bahan baku fondasi tiang pancang dapat dibuat dari kayu, baja, beton, atau komposit. Tiga yang disebutkan paling akhir paling sering dipakai sekarang ini.
Jenis fondasi beton bisa berbentuk precast-prestressed atau cast-in-place. Khusus untuk fondasi beton cast-in-place, yang pertama ditangani ialah lakukan pengeboran. Seterusnya langsung dilaksanakan pengecoran beton. Untuk lebih jelasnya terkait berbagai jenis alat pancang atau pemancang tiang akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.
Pengertian Alat Pancang
Untuk membuat beberapa gedung yang tinggi atau bangunan-bangunan yang lain memiliki beban cukup berat di mana daya bantu tanahnya kurang, dibutuhkan tiang pancang untuk mengatasi daya bantu yang dibutuhkan. Tiang pancang tersebut ada beberapa macam, diantaranya :
- Pipa pancang dari baja
- Tiang pancang dari beton
- Tiang pancang beton yang baru dibikin atau dicor dalam tanah.
Untuk menempatkan tiang pancang di atas di dalam tanah dibutuhkan alat pancang.
a. Pada alat pancang pertama yakni tiang pancang yang telah maka ada dua macam alat pancang yakni :
- alat pancang tumbuk atau Diesel Hammer,
- alat pancang getar atau Vibrating (Vibro) Hammer, di mana getarannya dapat muncul karena listrik, atau hydraulic atau pneumatic.
b. Pada langkah pemancangan ke-2 , di mana tiang pancangnya baru dicor ke tanah, karena itu alatnya berbentuk spiral / ulir bor atau auger. Diameter dan panjang bornya bergantung pada tiang pancang yang bakal dibuat. Salah satunya contoh yang memakai langkah ini ialah jenis Franki Pile.
Pada alat pancang pertama (a) Diesel Hammer, karena itu tiang pancang akan terpasang di dalam tanah karena tumbukan yang terjadi dari Diesel Hammer yang memiliki konsep kerja mesin Diesel.
Sedang alat pancang getar atau vibro Hammer akan mendesak tiang pancang di dalam tanah karena berat alat pancang yang bergetar lumayan kuat mendesak tiang pancang. Untuk alat pancang ke-2 (b) di atas karena itu tanah dibor sama ukuran diameter tertentu dan kedalaman tertentu seperti rencana. Baru sesudah lubang usai ditangani, tiang pancangnya dicor dengan adonan beton tertentu seperti detail.
Pada pembangunan beberapa gedung yang tinggi dan lingkungan perumahan yang padat karena itu tata langkah yang ke-2 yakni yang dibor dahulu baru dicor, atau mungkin dengan vibro Hammer lebih bagus diputuskan, karena akan kurangi getaran yang bakal merusak atau menghancurkan bangunan-bangunan disekelilingnya.
spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta
Cara Kerja Excavator
spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta
1. Swing
Swing hidrolik akan menyebabkan excavator berputar 360 derajat tergantung kontrol dari operator. Motor diesel akan menggerakkan lever untuk membuka katup control valve. Akibatnya fluida hidrolik akan mengalir ke swing motor. Hal ini yang akan menyebabkan excavator berputar sesuai dengan kebutuhan operator.
2. Travelling Left dan Right Shoe
Selain pergerakan berputar, excavator juga harus dapat bergerak maju dan mundur sebagai mobilisasi excavator. Gerakan maju dan mundur excavator dikontrol menggunakan katup control valve. Saat katup membuka maka tenaga hidrolik yang dihasilkan oleh pompa akan diubah menjadi tenaga mekanis melalui travel motor. Travel motor akan menggerakkan sprocket untuk memutar track shoe. Hal ini yang akan menyebabkan excavator dapat berjalan maju dan mundur. Motor travel bergerak ke kiri untuk memundurkan excavator. Motor travel bergerak ke kanan untuk memajukan excavator.
3. Raise Down
Boom excavator dapat bergerak naik dan turun sesuai dengan kebutuhan operator. Lever pada cabin akan menyebabkan katup boom raise dan katup boom down yang ada pada control valve berhubungan dengan boom cylinder. Akibatnya tekanan hidrolik akan mengalir ke boom cylinder untuk mengangkat boom dan mengembalik tekanan hidrolik untuk menurunkan boom.
4. Arm In Out
Selain boom, arm berbentuk seperti engsel yang dapat digerakkan oleh arm cylinder. Lever pada cabin akan membuka dan menutup katup arm in out. Hal ini akan menyebabkan tekanan hidrolik akan menggerakkan arm cylinder untuk membuka dan menutup arm excavator sesuai dengan kebutuhan.
5. Bucket Crawl Dump
Komponen Excavator
spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta
1. Bucket
- Large bucket merupakan salah satu jenis bucket yang berfungsi untuk operasi pekerjaan ringan.
- Narrow bucket merupakan salah satu jenis bucket yang berfungsi untuk operasi pekerjaan berat.
- Side cutters merupakan salah satu jenis bucket yang berfungsi untuk pemotongan permukaan tanah.
- Clamshell bucket merupakan salah satu jenis bucket yang berfungsi untuk penggalian dengan arah tegak lurus.
- Ejector bucket merupakan salah satu jenis bucket yang berfungsi untuk penggalian tanah lunak.
- Ripper bucket merupakan salah satu jenis bucket yang berfungsi untuk penggalian tanah keras atau berbatu.
- Slope finishing bucket merupakan salah satu jenis bucket yang berfungsi untuk pembuatan atau finishing slop.
- Trapezzoid bucket merupakan salah satu jenis bucket yang berfungsi untuk pembuatan irigasi atau drainase.
- Single shank ripper merupakan salah satu jenis bucket yang berfungsi untuk penggalian atau menghancurkan batu.
2. Bucket Cylinder
3. Arm
4. Arm Cylinder
5. Boom
6. Boom Cylinder
7. Track
- Track frame merupakan salah satu komponen track yang berupa batang besi yang memiliki fungsi sebagai rangka roda.
- Final drive merupakan salah satu komponen track yang berfungsi untuk meneruskan putaran dari mesin untuk menggerakkan rantai track excavator.
- Roller merupakan salah satu komponen track yang berfungsi untuk tumpuan dari rantai track excavator. Roller berupa roda gigi statis.
- Front idler merupakan salah satu komponen track yang berfungsi untuk mengubah arah putaran track. Hal ini yang menyebabkan excavator dapat berjalan maju maupun mundur.
- Track shoes merupakan salah satu komponen track yang berfungsi sebagai tumpuan track yang berhubungan dengan permukaan jalan.
8. Swing Drive
9. Cabin
10. Engine/Hydraulic Control
11. Counterweight
Counterweight merupakan salah satu komponen excavator yang berfungsi sebagai penyeimbang berat dari excavator sehingga tidak akan terguling ketika bucket membawa beban yang besar.