Category: spare part excavator morowali

on
Fungsi Crane Sebagai Alat Pengangkut Material. Crane termasuk di dalam kategori alat pengangkut material karena alat ini dapat mengangkut material secara vertikal dan kemudian memindahkannya secara horizontal pada jarak jangkau yang relatif kecil. Untuk pengangkutan material lepas ( loose material ) dengan jarak tempuh yang relatif jauh, alat yang digunakan dapat berupa belt, truck dan wagon. Alat-alat ini memerlukan alat lain yang membantu memuat material ke dalamnya.
Tower crane merupakan jenis crane yang statis, namun ada beberapa jenis crane yang mempunyai penggerak. Karakteristik operasional semua crane yang bergerak pada prinsipnya sama, dengan perbedaan pada penggeraknya. Crane dengan penggerak artinya crane tersebut dapat melakukan mobilisasi dari satu tempat ke tempat lain. Jarak perpindahan tersebut tergantung pada jenis penggeraknya yaitu roda ban atau roda crawler. Crane yang mempunyai kemampuan bergerak ini terdiri atas tiga jenis yaitu Crawler Mounted Crane, Truck Mounted Crane, dan Wheel Mounted Crane
Fungsi Crane Sebagai Alat Pengangkut Material
Crane Beroda Crawler (Crawler Mounted Crane). 
Tipe ini mempunyai bagian atas yang dapat bergerak 360° dengan adanya turntable. Dengan roda crawler maka crane tipe ini dapat bergerak di dalam lokasi proyek saat melakukan pekerjaannya namun pergerakkannya sangat terbatas. Pada saat crane akan dipindahkan maka crane diangkut dengan menggunakan lowbed trailer. Pada saat crane akan dipindahkan maka crane diangkut dengan menggunakan lowbed trailer. Pengangkutan ini dilakukan dengan membongkar boom menjadi beberapa bagian untuk mempermudah pelaksanaan pengangkutan.
Pengaruh permukaan tanah terhadap alat tidak akan menjadi masalah karena lebar kontak antara permukaan dengan roda cukup besar artinya crane dapat berdiri dengan stabil, kecuali jika permukaan merupakan material yang sangat jelek. Pada saat pengangkatan material, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah posisi alat pada waktu pengoperasian harus benar-benar water level, keseimbangan alat dan penurunan permukaan tanah akibat beban dari alat tersebut. Pada permukaan yang jelek atau permukaan dengan kemungkinan terjadinya penurunan maka alat harus berdiri di atas suatu alas atau matras. Keseimbangan alat juga dipengaruhi oleh besarnya jarak roda crawler. Pada beberapa jenis crane, crane mempunyai crawler yang lebih panjang untuk mengatasi keseimbangan alat.
Fungsi Crane Sebagai Alat Pengangkut Material
Truk Crane (Truck Mounted Crane). 
Crane jenis ini dapat berpindah tempat dari satu proyek ke proyek lainnya tanpa bantuan dari alat pengangkutan. Mobilitas alat cukup tinggi dengan kecepatan maksimum mencapai 55 km/jam. Akan tetapi beberapa bagian dari crane tetap harus dibongkar untuk mempermudah perpindahan. Sebelum menuju suatu proyek tertentu, rute perjalanan perlu dikenal untuk mengetahui adanya rintangan seperti kabel listrik yang rendah, overpass rendah, jembatan kecil, dan lain-lain. Seperti halnya crawler crane, truk crane ini juga mempunyai bagian atas yang dapat berputar 360°.
Untuk menjaga keseimbangan alat, truck crane memiliki kaki (outrigger). Dalam pengoperasiannya kaki tersebut harus dipasangkan dan roda diangkat dari tanah sehingga keselamatan pengoperasian dengan boom yang panjang akan terjaga. Semakin keluar outrigger maka crane akan semakin stabil, Hal tersebut perlu menjadi perhatian karena crane jenis ini sangat tidak stabil. Selain itu, kondisi di mana crane bekerja juga harus ideal, yaitu tanpa guncangan, permukaan tanah yang datar (water level), dan cuaca tanpa angin.
Fungsi Crane Sebagai Alat Pengangkut Material
Wheel Mounted Crane. 
Wheel mounted crane merupakan crane dengan penggerak roda ban . Lengan crane tipe ini adalah boom hidrolis. Crane ini juga dikenal sebagai hydraulic crane atau telescopic crane. Struktur atas crane jenis ini dilengkapi dengan telescopic boom, silinder hidrolis tunggal untuk pengangkat dan kait. Boom crane jenis ini dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai dengan kebutuhan tanpa perlu adanya pembongkaran boom. Crane ini mampu bergerak dan fleksibel sehingga dapat dikemudikan di jalan.

on
Fungsi Loader Sebagai Alat Pemindah Material. Loader adalah alat yang umum dipakai dalam proyek konstruksi untuk pekerjaan pemuatan material hasil penggalian ke dalam truk atau membuat timbunan material. Jarak tempuh loader biasanya tidak terlalu jauh. Pada bagian depan loader terdapat bucket sehingga alat ini umumnya disebut ront-end loader.
Loader Alat penggerak loader dapat diklasifikasikan sebagai roda crawler atau ban. Loader beroda crawler atau crawler-tractor-mounted mempunyai roda yang mirip dengan dozer hanya dipasang lebih maju ke depan untuk menstabilkan alat pada saat mengangkut material. Loader beroda ban atau wheel-tractor-mounted terdiri atas 4-wheel-drive dan rear-wheel drive. Rear-wheel-drive bisa dipakai untuk menggali dan 4-wheel-drive cocok untuk membawa bucket bermuatan penuh.
Loader baik yang beroda ban ataupun beroda crawler dapat dipakai untuk mengangkat material. Namun bagian bawah material harus mempunyai ketinggian setinggi permukaan di mana alat tersebut berada. Pengangkatan yang lebih dalam memerlukan ramp. Selain itu material yang diangkat haruslah material yang lepas. Karena dibagian bawah loader tidak terdapat alat pemutar maka pada saat pembongkaran muatannya loader harus melakukan banyak gerakan.
Loader diberi tambahan attachment seperti bucket, forklift and backhoe sehingga penambahan alat pada proyek konstruksi dapat dikurangi. Bucket yang dipasangkan pada loader dapat berupa general purpose bucket dan multipurpose bucket. Pada multipurpose bucket, bucket terdiri dari dua bagian yang dapat dibuka di bagian tengahnya seperti clamshell. Ukuran bucket berkisar antara 0,15 m3 sampai 15 m3 .Ukuran yang paling sering digunakan adalah 6 m3.

spare part excavator jakarta, spare part alat berat morowali, spare part excavator morowali, spare part excavator kendari, Injector E320d 3264700, 6754-11-3011 injector pc200-8 0445120231, 60100000 Volvo EC210B ECU, Injector sh210-5 8982843930, Injector SK200-8 KOBELCO 970950006353
Teknik Pengoperasian
Dalam pengoperasian loader, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal yang berkaitan dengan pengisian bucket loader dan pembongkaran muatan loader penting untuk diketahui agar alat bekerja dengan lebih efisien dalam suatu kondisi tertentu.
Pemuatan Bucket Loader
Pengisian bucket oleh loader pertama-tama dilakukan dengan cara ujung bucket menyentuh permukaan tanah. Kemudian loader maju secara perlahan sampai material masuk dan bucket bergerak turun. Saat material masuk angkat bucket agar material tidak ketuar.
Pembongkaran Muatan Bucket Loader
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa loader digunakan untuk memuat material kedalam truk. Teknik pemuatan material dari bucket ke dalam bak truk perlu memperhatikan hal-hal berikut :
  1. Sambil bergerak maju, arm serta bucket diangkat.
  2. Bila bucket telah berada di atas truk maka bucket diputar perlahan ke bawah.
  3. Setelah kosong putar bucket ke atas dan mundur perlahan.
  4. Sebaiknya pembongkaran dilakukan di sisi pengemudi truk.

Pada area yang datar truk dapat diletakkan di dekat loader sehingga gerakan loader akan lebih mudah. Terdapat tiga metode pemuatan material dari loader ke dalam truk, yaitu :

  1. I shape loading.
  2. V shape loading.
  3. Pass loading.

Kapasitas angkat loader dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain :

  1. Berat mesin Berat mesin perlu diketahui agar berat material tidak melampaui berat alat yang dapat menyebabkan terjadinya jungkir.
  2. Lokasi titik berat alat Titik berat yang tidak tinggi menghidari terjadinya jungkir.
  3. Panjang radius antara pusat putaran alat dan attachment Daya angkat alat akan semakin kecil dengan semakin besarnya panjang radius.
  4. Tenaga alat Semakin besar tenaga alat semakin besar kemampuan angkat alat.

Produktivitas Loader

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam penentuan produktivitas loader adalah sebagai berikut :
  1. Kondisi material.
  2. Tipe bucket dan kapasitasnya.
  3. Area untuk pergerakan loader.
  4. Waktu siklus loader.
  5. Waktu efisien loader.

 

spare part excavator jakarta, spare part alat berat morowali, spare part excavator morowali, spare part excavator kendari, Injector E320d 3264700, 6754-11-3011 injector pc200-8 0445120231, 60100000 Volvo EC210B ECU, Injector sh210-5 8982843930, Injector SK200-8 KOBELCO 970950006353

on
Fungsi Tamping Roller Alat Pemadatan. Yang disebut tamping roller adalah alat pemadatan yang berupa sheep’s foot roller. Pemadat ini berfungsi memadatkan tanah lempung atau cam-puran pasir dan lempung. Alat ini tidak dipakai untuk memadatkan tanah dengan butir kasar, seperti pasir dan kerikil. Dalam pengoperasiannya, tamping roller ada yang dapat bergerak sendiri maupun ditarik oleh alat lain. Jenis alat pemadatan ini mempunyai roda baja yang pada permukaannya terdapat gigi-gigi. Setiap roller atau rodanya mempunyai lebar dan keliling yang bervariasi. Setiap unit alat pemadatan terdiri dari satu atau lebih roda.

Fungsi Tamping Roller Alat Pemadatan
Metode pemadatan yang digunakan oleh alat ini adalah kneading action atau peremasan. Dengan pemadatan metode ini permukaan tanah diharapkan dapat dilalui tanpa mengalami banyak hambatan. Saat material telah padat, kaki tidak masuk lagi ke dalam tanah. Jika kepadatan permukaan tanah tidak sesuai dengan apa yang ingin dicapai, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa alat yang digunakan terlalu berat atau alat tidak cocok untuk jenis material yang ada. Tamping roller baik digunakan untuk jenis tanah lempung berpasir dengan kedalaman efektif pemadatan sekitar 15 sampai 25 cm. Dalam pengoperasiannya, setiap pemadatan dilakukan secara overlap kurang lebih 30 cm.

Syarat pemadatan tanah dengan alat ini berdasarkan:
  1. Jumlah lintasan : setiap jenis lapisan memerlukan jumlah lintasan tertentu.
  2. Ketebalan lapisan : tidak akan melebihi kedalaman penetrasi kaki.
  3. Kerapatan lapisan : harus terpenuhi dan diuji di laboratorium.
Alat Pemadat ini dapat dimodifikasi menjadi :
  1. Mesh Grid Roller (Penggilas Tipe Anyaman).Penggilas ini kaki rodanya berupa anyaman, yang akan menghasilkan efek  pemadatan dari bawah. Sangat baik untuk memadatkan lapisan tanah ygkasar. Penambahan berat dapat mencapai 10 ton.
  2. Segment Roller (Penggilas Tipe Lempengan).Mesin penggilas ini berkaki roda lempengan (segmen atau bantalan ) yang bersusun-susun. Kaki roda ini akan memberikan efek pemadatan dari bawah walaupun kaki roda tidak masuk terlalu dalam. Alat ini sanggup menekan keluar kelebihan air yang terdapat pada lapisan tanah sehingga pemadatan dapat dilaksanakan dengan baik.

 

spare part excavator jakarta, spare part alat berat morowali, spare part excavator morowali, spare part excavator kendari, Injector E320d 3264700, 6754-11-3011 injector pc200-8 0445120231, 60100000 Volvo EC210B ECU, Injector sh210-5 8982843930, Injector SK200-8 KOBELCO 970950006353

on
Fungsi Alat Crushing and Screening Plants (portable). Crushing and Screening Plant adalah alat untuk memecah batu yang diperlukan untuk pekerjaan konstruksi. Alat ini dapat memecah beberapa jenis batu mulai dari yang sedang sampai yang keras. Ukuran batu yang akan dipecah mempuyai ukuran diameter sekitar 10 s/d 35 cm untuk jenis crushing portable, dan dapat menghasilkan batu belah dengan ukuran yang kita inginkan untuk pekerjaan jalan atau untuk concreting.

Fungsi Alat Crushing and Screening Plants (portable)

Ukuran hasil crushing

  • Batuan split atau gravel (20mm – 40 mm);
  • Batuan split atau gravel (5mm – 20mm);
  • Batuan pasir (1mm – 5mm).

Metode Kerja Crushing and Screening Plants (portable)

Mesin pemecah pertama (Jaw Crusher), berfungsi memecah raw material menjadi batu split yang siap discreening. Mesin pemecah kedua (Cone Crusher), yang berfungsi memecah batuan yang lolos dari saringan untuk dipecahkan kembali.

Fungsi Alat Crushing and Screening Plants (portable)

Cara kerja 1 Unit pemecah batu

  1. Bak penampung batu yang akan digiling (feed hopper), dengan ukuran bak penampung material ini disesuaikan dengan kapasitas produksi kerikil. Makin besar produksi, maka ukuran bak penampung material lebih besar.
  2. Di bawah bak penampung material adalah mesin pengumpan material (material feeder). Dengan pengumpan material ini, material masuk ke mesin pemecah pertama yang umum terdiri dari vibrating grizzly feeder untuk batu gunung, vibrating screen feeder untuk batu kali, apron feeder yang banyak dipakai untuk pabrik semen, dan reciprocating feeder. Letak pengumpan material (material feeder) Kapasitas pengumpan material ini harus lebih besar dari mesin pemecah pertama (primary crusher).
  3. Mesin penghancur pertama (primary crusher) 99% mempergunakan mesin pemecah sistem rahang (jaw crusher). Kapasitas umpan yang dapat dimasukkan ke primary crusher ini yang paling umum adalah dari 30 cm sampai 120 cm.Kapasitasnya lebih kurang 30-700 ton/jam. Ukuran hasil produksinya yang umum adalah 0-50 mm sampai 0-250 mm.

 

spare part excavator jakarta, spare part alat berat morowali, spare part excavator morowali, spare part excavator kendari, Injector E320d 3264700, 6754-11-3011 injector pc200-8 0445120231, 60100000 Volvo EC210B ECU, Injector sh210-5 8982843930, Injector SK200-8 KOBELCO 970950006353