Category: spare part excavator morowali

on

Alat berat terdiri dari beragam spare part dengan fungsi berbeda yang mendukung produktivitas alat. Life time dari spare part juga bervariasi, ada yang wajib diganti secara berkala dan ada yang baru diganti ketika spare part tersebut mengalami kerusakan.

Berikut merupakan faktor yang dapat menyebabkan spare part alat berat cepat rusak:

Cuaca

Kondisi cuaca pada lingkungan pengoperasian alat berat dapat menyebabkan atau mempercepat kerusakan pada spare part yang berasal dari bahan tertentu, contohnya:

  1. Cahaya matahari dapat membuat bahan kertas, karet, dan plastik menjadi mudah kering dan retak.
  2. Air dapat menyebabkan karat pada bagian permukaan atau dalam spare part yang mengandung besi.
  3. Debu pada lokasi yang menumpuk pada spare part berbahan besi lama-kelamaan akan menimbulkan bercak karat.
  4. Tingkat kelembaban udara yang berlebihan dalam waktu yang terlalu lama akan menyebabkan bercak karat pada spare part dengan kandungan besi.

Cairan

Sama seperti cuaca, cairan tertentu dapat menyebabkan umur beberapa spare part berbahan tertentu menjadi lebih pendek, contohnya:

  1. Minyak
    Bahan bakar alat berat, minyak rem, oli, dan minyak lainnya dapat menyebabkan kerusakan pada spare part yang terdiri dari karet, plastik, atau kertas.
  2. Kimia
    Berbagai cairan kimia yang terdapat pada aki, coolant, dan lainnya dapat menyebabkan korosi pada beberapa spare part yang berbahan dasar besi, karet, plastik, dan kertas.

Guncangan

Semua hal yang berlebihan dapat berakibat buruk, sama halnya dengan guncangan berlebihan pada alat berat saat sedang beroperasi atau proses dikirim ke lokasi lain.

Alat yang mengalami guncangan berlebihan dalam waktu lama atau sering dapat mempercepat kerusakan pada shockbreaker dan part peredam guncangan lain sehingga guncangan akan berdampak langsung pada bagian alat lainnya. Akibatnya, umur spare part akan lebih pendek, terutama spare part elektrik.


Operator

Pengoperasian yang dilakukan dengan benar akan memperpanjang umur alat berat dan spare part. Sebaliknya, jika pengoperasian dilakukan tidak sesuai dengan standar atau prosedur berlaku, umur spare part dan alat pun tidak akan awet.

Sebagai contoh, arm excavator dasarnya memiliki umur yang sangat panjang. Namun, pengoperasian oleh operator yang tidak kompeten dapat menyebabkan arm cepat rusak dan harus diganti. Perusahaan pun harus mengeluarkan biaya lebih untuk kerusakan yang tidak terencana ini.

 

spare part excavator jakarta, sparepart excavator jakarta, spare part alat berat jakarta, sparepart alat berat jakarta, jual spare part alat berat jakarta, jual sparepart alat berat jakarta, sparepart caterpillar jakarta, sparepart kobelco jakarta, sparepart hitachi jakarta, sparepart komatsu jakarta, sparepart sumitomo jakarta, sparepart volvo jakarta

on
Front shovel digunakan untuk menggali material yang letaknya di atas permukaan di mana alat tersebut berada. Alat ini mempunyai kemampuan untuk menggali material yang keras. Jika material yang akan digali bersifat lunak, maka front shovel akan mengalami kesulitan. Dengan demikian, waktu penggalian dapat menjadi lebih lama. Sama halnya dengan kondisi di mana permukaan material yang akan digali lebih tinggi dari ketinggian minimum yang diperbolehkan untuk mengisi bucket. Maka dari itu ada faktor pengali untuk ketinggian penggalian dan pengaruh sudut putaran yang harus diperhitungkan dalam menentukan produktivitas front shovel.

Fungsi Front Shovel Sebagai alat Penggali

Dalam memilih front shovel sebagai alat penggali, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan. Pertama adalah biaya penggalian. Biaya penggalian tergantung pada besarnya pekerjaan, biaya yang harus dikeluarkan untuk mengangkut front shovel ke proyek, dan biaya langsung. Kedua adalah kondisi pekerjaan. Kondisi pekerjaan di lapangan akan menentukan pemilihan jumlah dan kapasitas alat. Pekerjaan penggalian material keras akan lebih mudah dilakukan oleh front shovel dengan bucket yang besar, sama halnya dengan penggalian material hasil peledakan. Jika pekerjaan harus dilakukan pada waktu yang relatif singkat, maka dapat digunakan beberapa front shovel kecil atau satu front shovel besar. Kapasitas alat pengangkutan yang tersedia juga dapat mempengaruhi pemilihan besarnya front shovel yang akan dipakai.

Fungsi Front Shovel Sebagai alat Penggali
Tahapan penggalian dengan menggunakan front shovel meliputi gerakan lengan, boom dan bucket. Boom digerakkan naik dan turun jika diperlukan. Setelah bucket terisi, baru struktur atas berputar pada slewing ringnya. Pada proses ini alat sebisa mungkin tidak berpindah. Langkah-langkah pekerjaannya adalah sebagai berikut :
  1. Gerakan bucket ke depan sampai bagian ujung bucket menyentuh material.
  2. Gerakan bucket ke atas yang bertujuan untuk menggaruk tebing sehingga bucket terisi.
  3. Tarik bucket ke arah alat saat sudah terisi penuh material.
  4. Struktur atas berputar untuk pembongkaran material baik dengan membentuk timbunan ataupun pada truk.
  5. Saat posisi tebing sudah jauh dari jangkauan, alat digerakkan mendekati tebing untuk pekerjaan penggalian berikutnya.

 

spare part excavator jakarta, spare part alat berat morowali, spare part excavator morowali, spare part excavator kendari, Injector E320d 3264700, 6754-11-3011 injector pc200-8 0445120231, 60100000 Volvo EC210B ECU, Injector sh210-5 8982843930, Injector SK200-8 KOBELCO 970950006353

on
Dragline dan Clamshell adalah alat gali yang termasuk dalam alat penggali sistem kabel, Alat penggeraknya traktor dengan crawler. Alat dasar dari dragline dan clamshell adalah bucket yang dipasangkan pada lattice boom. Panjang boom dragline dan clamshell sama seperti crane akan tetapi lebih panjang daripada boom alat gali lain.
Dragline merupakan alat gali yang dipakai untuk menggali material dengan jangkauan yang lebih jauh dari alat-alat gali lainnya. Ketinggian timbunan hasil pembongkaran, radius pergerakan dan jangkauan penggalian dragline lebih besar dibandingkan dengan dari alat gali lainnya pada ukuran bucket yang sama. Jika dibandingkan dengan front shovel, untuk kapasitas yang sarna maka penggunaan dragline akan memberikan jangkauan yang lebih jauh. Namun dilihat dari segi produktivitasnya, dengan kapasitas yang sama maka produktivitas front shovel lebih besar daripada produktivitas dragline.

Fungsi Dragline sebagai Alat Penggali Sistem Kabel
Jangkauan penggalian dragline dapat diperluas dengan menambahkan panjang boom. Dengan boom yang cukup panjang maka stabilitas dragline harus diperhitungkan karena penambahan panjang boom dapat mengakibatkan pengurangan kekuatan alat. Pada bagian ujung bucket dikaitkan kabel drag yang berfungsi untuk menarik bucket ke arah dragline saat penggalian. Umumnya alat dioperasikan pada sudut boom 40°.
Jenis material yang digali sebaiknya material yang lunak sampai agak keras. Pemakaian dragline sangat menguntungkan pada proyek pembuatan saluran di mana tanah mengandung air. Selain itu juga dragline digunakan untuk penggalian di bawah permukaan air. Dragline dengan bucket yang kecil dan ringan biasanya untuk penggalian material lepas dan kering. Jika dragline akan dipakai untuk penggalian material yang lebih keras maka pada alat tersebut harus ditambahkan rantai drag dan bucket diperkuat dengan pelat baja yang berfungsi untuk membantu bucket dalam menggali batuan pecah dan material padat. Bucket dragline yang sedang biasanya dipakai untuk menggali lempung dan kerikil atau pasir padat.

Fungsi Dragline sebagai Alat Penggali Sistem Kabel
Hal yang perlu mendapat perhatian saat pengoperasian dragline antara lain ukuran bucket harus disesuaikan dengan kemampuan alat serta gigi bucket haruslah cukup kuat untuk melakukan penetrasi ke dalam tanah. Selain itu juga rantai penarik jangan sampai rusak. Dragline mengalami kesulitan dalam mengontrol pembongkaran muatan. Karena itu sebaiknya alat pengangkut yang dipakai untuk mengangkut material hasil penggalian dragline berukuran besar. Ukuran kapasitas alat pengangkut sebaiknya 5 sampai 6 kali ukuran bucket dragline.
Dalam melakukan penggalian, dragline bekerja melalui beberapa tahapan. Tahapan tersebut berupa satu siklus yang dimulai dari penggalian sampai pembongkaran. Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut :
  1. Dengan gerakan mengayun, bucket menuju posisi menggali. Agar bucket jatuh tegak lurus dengan tanah maka drag cable dan hoist cable dikendorkan.
  2. Kemudian drag cable ditarik dan hoist cable dimainkan agar kedalaman penggalian teratur.
  3. Setelah bucket penuh, hoist cable dikunci dan bucket ditarik.
  4. Boom kemudian melakukan berputar menuju tempat pembongkaran.

Produktivitas dragline tergantung pada faktor-faktor seperti jenis material, kedalaman penggalian, sudut swing, ukuran bucket, panjang boom, kapasitas alat pengangkut dan kondisi lapangan. Produktivitas alat dihitung pada kondisi tanah asli atau bank condition.

 

spare part excavator jakarta, spare part alat berat morowali, spare part excavator morowali, spare part excavator kendari, Injector E320d 3264700, 6754-11-3011 injector pc200-8 0445120231, 60100000 Volvo EC210B ECU, Injector sh210-5 8982843930, Injector SK200-8 KOBELCO 970950006353

on
Pada umumnya clamshell digunakan untuk penggalian tanah lepas seperti pasir, kerikil, batuan pecah, dan lain-lain. Clamshell mengangkat material secara vertikal. Ukuran bucket pada clamshell bervariasi antara ringan sampai berat. Bucket yang ringan umumnya digunakan untuk memindahkan material, sedangkan bucket berukuran berat digunakan untuk menggali. Pada bucket yang berukuran berat umumnya dipasangkan gigi yang membantu alat dalam menggali material. Dalam pemilihan tipe bucket perlu diperhatikan bahwa bucket yang berat dapat mempersulit pengangkutan namun membantu penggalian.

Fungsi Clamshell Sebagai Alat Penggali

Pada pengoperasian clamshell perlu diperhatikan bahwa penggalian tergantung pada berat bucket serta kapasitas mesin seperti yang telah dijelaskan di atas. Selain itu panjang rantai akan mempengaruhi kedalaman penggalian. Sedangkan jangkauan clamshell akan tergantung pada panjang boom. Untuk memaksimalkan daya angkat clamshell maka boom yang digunakan sependek mungkin. Hal ini erat kaitannya dengan kestabilan alat. Semakin panjang boom maka alat akan semakin tidak stabil yang pada akhirnya akan menurunkan daya angkat alat. Daya angkat clamshell juga dapat ditingkatkan dengan memperkecil sudut swing.

Fungsi Clamshell Sebagai Alat Penggali
Pada umumnya waktu siklus clamshell didapat dari hasil perkiraan berdasarkan pengalaman. Siklus kerja clamshell meliputi kegiatan-kegiatan pengisian (filling) bucket, pengangkatan bucket penuh, berputar, dan pembongkaran (dumping). Secara lebih detail, cara kerja clamshell pada saat pengisian bucket adalah sebagai berikut :
  1. Bucket digantungkan pada kepala crane melalui hoist cable .
  2. Kemudian tag cable dilepas.
  3. Bucket turun karena beratnya sendiri dan rahangnya membuka.
  4. Untuk mengisi bucket, rahang ditutup dengan menarik tag cable.

 

spare part excavator jakarta, spare part alat berat morowali, spare part excavator morowali, spare part excavator kendari, Injector E320d 3264700, 6754-11-3011 injector pc200-8 0445120231, 60100000 Volvo EC210B ECU, Injector sh210-5 8982843930, Injector SK200-8 KOBELCO 970950006353