Category: spare part excavator morowali

on

Cara menghilangkan karat yang timbul secara alami pada peralatan-peralatan anda di rumah, dapat diatasi dengan mudah dan aman. Peralatan dan benda berbahan stainless steel, besi atau pun sejenisnya, seringkali dijumpai timbul karat pada bagian-bagiannya. Hal ini bisa terjadi karena peralatan tersebut jarang dipakai dan hanya didiamkan saja di suatu tempat atau pun bisa saja karena sudah termakan usia. Tentu saja hal tersebut akan sangat merugikan bagi anda yang suka mengkoleksi perabotan berbahan stainless steel atau sejenisnya.

Cara Menghilangkan Karat

Proses perkaratan atau dalam bahasa kimia disebut dengan korosi merupakan suatu proses yang terjadi pada logam yang telah mengalami oksidasi dan juga pada oksigen yang telah mengalami reduksi.

Karat sendiri bisa terbentuk karena terdapat uap air atau pun udara di lingkungan sekitar yang lembab, terdapat uap garam atau pun asam di udara bebas, kondisi fisik logam yang permukaannya tidak rata, bahkan akibat dari saling bersinggungan antara logam satu dengan logam yang lainnya.

Berikut beberapa cara yang bisa anda gunakan dalam upaya menghilangkan karat, penjelasannya sebagai berikut :

1. Gunakan Garam, Bubuk Soda Kue Dan Air Jeruk

Jika ada bahan alami yang bisa dimanfaatkan seperti halnya garam, bubuk soda kue dan air perasan jeruk, kenapa tidak untuk dicoba? Ketiga bahan alami tersebut jika dikombinasikan menjadi satu, akan sangat membantu anda dalam upaya membantu menghilangkan karat pada benda-benda yang anda miliki di rumah, karena ketiga bahan ini sudah terbukti sangat ampuh.

Caranya pun cukup mudah untuk dilakukan, anda bisa mencampurkan setengah sendok garam, setengah sendok bubuk soda kue, dan sedikit air perasan jeruk. Kemudian anda bisa mengoleskan ke seluruh bagian benda yang berkarat. Diamkan beberapa saat agar terjadi interaksi yang nantinya akan mengakibatkan karat mulai memudar. Selanjutnya anda bisa melakukan pengelapan dengan lap kering. Hasil akhirnya karat pun akan hilang. Selain itu akan timbul bau segar yang ditimbulkan dari air perasan jeruk tadi.

2. Gunakan Cuka Putih

Penggunaan cuka putih juga bisa membantu anda untuk menghilangkan karat yang muncul di peralatan-peralatan anda di rumah khususnya yang berbahan besi.

Anda bisa melakukan penyiraman pada benda yang berkarat dengan cairan cuka putih, jika permukaan benda tersebut lebar dan besar.  Dan jika benda yang akan anda hilangkan karatnya berukuran kecil, maka anda hanya cukup menuangkan cairan cuka putih ke lap kering.

Selanjutnya anda bisa melakukan penggosokan pada seluruh bagian yang berkarat tersebut. Lakukan penggosokan tersebut berulang-ulang kali agar memaksimalkan hilangnya karat yang menempel.

3. Gunakan Air Cuka Biasa

Jika anda tidak mempunyai cuka putih, maka anda bisa memanfaatkan bahan yang ada dirumah yakni seperti cuka biasa. Memang cuka biasa tidak secepat penggunaan cuka putih dalam upaya membantu menghilangkan karat.

Namun, setidak cuka biasa juga bisa digunakan. Anda hanya perlu merendam atau pun menyiramkan cuka tersebut. Waktu reaksi yang dibutuhkan untuk memudarkan karat kurang lebih sekitar 24 jam atau seharian penuh.

Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, anda bisa memanfaatkan spons berbahan dasar aluminium foil untuk menggosoknya jika ada. Apabila anda tidak punya, maka bisa menggunakan spons berbahan dasar kawat ataupun kain lap kering. Lakukan penggosokan secara merata, menyeluruh dan berulang-ulang kali agar hasilnya pun memuaskan.

4. Kombinasi Kentang Dan Sabun Cuci Piring

Banyak bahan-bahan di sekitar anda yang ternyata dapat membantu dalam upaya menghilangkan karat pada barang-barang anda dirumah. Kentang selain enak untuk dimakan ternyata bisa juga anda manfaatkan untuk memudarkan karat. Caranya cukup mudah untuk dilakukan, potong kentang dalam beberapa bagian dan blender atau tumbuk sampai halus agar diperoleh sari-sari yang terkandung di dalam kentang.

Selanjutnya anda bisa campurkan kentang yang telah dihaluskan tersebut dengan sabun pencuci piring. Aduk-aduk sampai merata agar bahan bisa tercampur dengan sempurna. Setelah itu, anda bisa mengoleskan pada seluruh bagian peralatan yang timbul karat. Diamkan beberapa saat agar bisa bereaksi terlebih dahulu. Proses terakhir, anda hanya cukup melakukan penggosokan dengan menggunakan spons berbahan dasar aluminium foil, spon berbahan dasar kawat dan juga kain lap kering. Jika ingin memperoleh hasil yang lebih baik, sebaiknya anda lakukan penggosokan berulang-ulang kali.

5. Gunakan Asam Oksalat

Penggunakan asam oksalat diperlukan perlakuan dan penanganan khusus karena asam oksalat merupakan bahan yang cukup membahayakan bagi tubuh jika berinteraksi secara langsung. Anda dapat menggunakan sarung tangan yang mempunyai bahan karet, mengenakan masker dan pakaian pelindung untuk menghindari cipratan dan resiko yang bisa diakibatkan.

Cara ini juga tidak beda jauh dengan cara-cara sebelumnya. Lakukan pencampuran cairan asam oksalat dengan air panas. Siramkan larutan itu pada benda yang berkarat atau pun rendam benda tersebut ke dalam cairan tersebut. Tunggu beberapa saat agar keduanya saling bereaksi. Proses selanjutnya, anda bisa melakukan penggosokan dengan menggunakan spons berbahan dasar aluminium foil, spon berbahan dasar kawat dan juga kain lap kering. Apabila anda ingin mendapatkan hasil yang lebih baik dan sempurna, maka sebaiknya anda lakukan proses penggosokan berulang-ulang kali jika itu diperlukan.

on

Alat Berat Serta Fungsinya Dalam Jenis Proyek

Gambar terkait

Peralatan dalam pekerjaan konstruksi diartikan sebagai alat lapangan (alat berat), peralatan laboratorium, peralatan kantor (misalnya komputer), dan peralatan lainnya. Dengan menggunakan peralatan yang sesuai sasaran, pekerjaan dapat dicapai dengan ketepatan waktu yang lebih akurat, serta memenuhi spesifikasi teknis yang telah dipersyaratkan. Namun, pada setiap proyek ada keunikan dimana tidak semua alat berat perlu dipakai di proyek tersebut. Jenis-jenis proyek yang pada umumnya menggunakan alat berat adalah proyek gedung, pelabuhan, jalan, bendungan,jembatan,bandara,terowongan dan lain-lain.

 

1. Proyek Gedung

Alat berat yang umum dipakai di dalam proyek gedung adalah alat pemancang tiang fondasi (pile driving), crane untuk pemindahan vertical, truck untuk pengangkutan horizontal, concrete mixer, dan lain-lain. Concrete mixer digunakan sebagai pencampur adukan beton dan concrete mixer truck sebagai pengangkut campuran beton. Alat pemadat juga sering digunakan untuk memadatkan tanah di sekitar basement. Dan sebelum pelaksanaan pekerjaan tanah pada lokasi bangunan, perlu adanya pembersihan/land clearing/clearing and grubbing. Peralatan untuk pembersihan ini paling baik adalah dengan menggunakan buldozer.Untuk pohon besar buldozer dapat menggali tanah di sekeliling pohon, dengan memotong sebagian akarnya, kemudian ditumbangkan. Penggalian tanah untuk pondasi bangunan gedung, yaitu pondasi langsung telapak menerus, biasanya berbentuk trapesium, cukup dengan cangkul dan tenaga manusia, karena volumenya sedikit, dengan menggunakan alat berat tidak ekonomis. Tetapi untuk pondasi bangunan gedung yang besar dan luas dengan volume galian yang besar, walaupun merupakan pondasi dangkal misalnya pondasi pelat/voet plat , perlu dipertimbangkan dengan menggunakan alat berat dalam hal ini yang cocok adalah dengan menggunakan backhoe, ada beberapa nama yang sering digunakan antara lain, yaitu :hoe,excavator,shovel,back shovel,pulshovel. Ada beberapa lagi alat berat yang di gunakan,yaitu :

  • Batching Plant adalah alat berat yang digunakan untuk membuat beton jadi (Ready mix Concrete).
  • Compressor merupakan alat berat yang berfungsi sebagai pemampat udara yang digunakan dalam pembersihan area pekerjaan dari debu maupun sampah ringan lainnya, sebelum dilakukan pengecoran atau kegiatan yang membutuhkan kebersihan area.
  • Concrete pump adalah sebuah alat yang digunakan untuk mentransfer cairan beton dengan dipompa.Biasa dipakai pada gedung bertingkat tinggi dan pada area yang sulit untuk dilakukan pengecoran.
  • Conveyor Belt merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan tanah, pasir, kerikil batuan pecah beton.
  • Crusher berfungsi untuk memecahkan batuan alam menjadi ukuran yang lebih kecil sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.
  • Dozer ini digunakan untuk pengolaha lahan. Jadi lahan yang akan dijadikan sebuah gedung, akan diratakan dengan alat berat ini.
  • Drop hammer merupakan palu berat yang diletakkan pada ketinggian tertentu di atas tiang palu tersebut kemudian dilepaskan dan jatuh mengenai bagian atas tiang.
  • Jackhammer adalah alat yang digunakan untuk mengebor batuan keras untuk kemudian diledakan sepert crawling drill.
  • Pile Drive Hammer untuk pemancangan tiang pancang beton buat pondasi dalam. biasanya pondasi dalam dipakai pada bangunan gedung bertingkat (high rise building),jembatan,atau penahan tanah (khusus sheet pile).
  • Scrapper digunakan untuk memotong lereng tanggul atau lereng bendungan, menggali tanah yang terdapat diantara bangunan beton, meratakan jalan raya.
  • Shovel dapat juga digunakan untuk membuat timbunan bahan-bahan persediaan seperti kerikil, pasir, semen PC, dan sebagainya. Umumnya Shovel dipasang di Truck Crawler.
  • Stone Crusher merupakan alat berat yang digunakan untuk memecah batuan menjadi ukuran yang direncanakan. Untuk selanjutnya digunakan sebagai material bahan bangunan.

2. Proyek Jalan

Proyek jalan pada umumnya menggunakan alat gali, truck, dozer, grader, alat pemadat, loader, scrapper, stone crusher. Alat gali digunakan untuk menggali saluran di sekitar badan jalan. Bulldozer berfungsi untuk mengupas tanah dan grader untuk membentuk permukaan tanah. Ripper merupakan traktor dengan fungsi utama sebagai alat bajak yang memiliki batang baja berujung lancip (blade) yang dipasang di bagian belakang bulldozer (traktor) untuk memecahkan (membajak) lapisan batuan atau material yang keras.  Loader digunakan sebagai pemuat tanah ke dalam truck. Untuk jalan dengan perkerasan lentur digunakan asphalt mixing plant yang berfungsi untuk mencampurkan bahan campuran aspal yang kemudian disebarkan, diratakan, dan dipadatkan dengan menggunakan asphalt finisher. Sedangkan untuk perkerasa kaku beton dioleh dengan menggunakan concrete batching plant yang kemudian dipindahkan dengan menggunakan truck mixer. Compactor digunakan untuk memadatkan tanah. Kalau dijalan raya, alat ini digunakan untuk memadatkan batu dan aspal. Alat sejenis antara lain tandem roller, tamping roller, pneumatic-tired roll. Tetapi tipe alat berat yang paling cocok digunakan dalam proyek ini adalah Bulldozer tipe D40A, Excavator tipe PC 300-7 dan PC 100 F6, Dump Truck 23 ton, Motor Grader tipe GD-200-A1,  Compactor tipe JV 100 A1 , Water Tank Truck kapasitas 5000 liter, Asphalt Emultion Patcher digunakan untuk membuat campuran aspal dingin dengan kapasitas 150 kg/ batch, Asphalt Sprayer Model ( BAS) merupakan salah satu mesin perawatan jalan., dan Asphalt Patch Mix ( BAPM-3) adalah alat pencampur Agregat-Aspal secara panas ( Hot Mix) dengan kapasitas nominal produk 3 TPH ( 100 liter per proses).

3. Proyek Jembatan

Alat yang digunakan untuk proyek jembatan antara lain adalah alat pemancang tiang fondasi, alat penggali, crane, truck, concrete mixer atau concrete mixer truck, alat pemadat,backhoe,loader,dan beko. Masing-masing alat tersebut mempunyai fungsi dan penggunaan yang sama pada proyek lain nya.

4. Proyek Dam

Proyek dam pada umumnya menggunakan alat penggali tanah, crane, truck, concrete mixer atau concrete mixer truck, alat pemadat tanah, loader, bulldozer, dan grader. Alat penggali tanah yang umumnya dipakai untuk proyek dam berupa backhoe atau front shovel. Concrete mixer digunakan untuk mencampurkan bahan pembuaan beton yang dipakai untuk pembuatan dinding penahan tanah.

5. Proyek Pelabuhan

Pada proyek di pelabuhan, diperlukan suatu alat berat seperti pada proyek lain nya yaitu :

  1. Truck digunakan untuk mengangkat bahan bangunan kedalam area proyek dengan jarak yang relatif jauh.
  2. Scrapper dapat digunakan untuk memotong lereng tanggul atau lereng bendungan, menggali tanah yang terdapat diantara bangunan beton, meratakan jalan raya atau lapangan terbang.
  3. Alat Penggali Tanah (Excavator) digunakan untuk menggali. Excavator ini bisa juga disebut dengan Backhoe. Biasanya kalau di dalam proyek alat ini digunakan untuk menggali tanah, mengeruk tanah ataupun mengeruk batu.
  4. Crane (alat pengangkat)
  5. Dozer ini digunakan untuk pengolahan lahan.
  6. Truck digunakan untuk mengangkut bahan bangunan kedalam area proyek dengan jarak yang relatif jauh.
  7. Shovel dapat juga digunakan untuk membuat timbunan bahan-bahan persediaan seperti kerikil, pasir, semen PC, dan sebagainya. Umumnya shovel dipasang di truck crawler.
  8. Compressor merupakan alat berat yang berfungsi sebagai pemampat udara yang digunakan dalam pembersihan area pekerjaan dari debu maupun sampah ringan lainnya, sebelum dilakukan pengecoran atau kegiatan yang membutuhkan kebersihan area.
  9. Pile Drive Hammer untuk pemancangan tiang pancang beton buat pondasi dalam, biasanya pondasi dalam dipakai pada bangunan gedung bertingkat (high rise building) ,jembatan,pelabuhan atau penahan tanah (khusus sheet pile).
  10. Jackhammer adalah alat yang digunakan untuk mengebor batuan keras untuk kemudian diledakan seperti crawling drill.
  11. Batching Plant adalah alat berat yang digunakan untuk membuat beton jadi (Ready mix Concrete)
  12. Concrete pump adalah sebuah alat yang digunakan untuk mentransfer cairan beton dengan dipompa.Biasa dipakai pada gedung bertingkat tinggi dan pada area yang sulit untuk dilakukan pengecoran.
  13. Drop hammer merupakan palu berat yang diletakan pada ketinggian tertentu di atas tiang palu tersebut kemudian dilepaskan dan jatuh mengenai bagian atas tiang.
  14. Crusher berfungsi untuk memecahkan batuan alam menjadi ukuran yang lebih kecil sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.
  15. Conveyor Belt merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan tanah, pasir, kerikil batuan pecah beton.

6. Proyek Terowongan

Pada proyek terowongan, alat berat yang sering di gunakan adalah Tunnel boring machine (TBM) yaitu alat penggali terowongan. Karena bentuk mesin yang menyerupai silinder, permukaan terowongan yang terbentuk jadi seperti lingkaran.

TBM dapat digunakan pada batuan lunak hingga batuan keras yang dilengkapi dengan mata bor yang tersebar di permukaan kepala bor. Kepala bor yang berbentuk silinder ini kemudian berputar dan menggerus batuan.Scraper adalah alat gali tanah yang mampu melakukan tiga tugas sekaligus : memuat, mengangkut, dan membongkar muatan. Bentuk scraper mirip dengan truk biasa. Yang membedakan, bak bawah scraper dapat diturunkan dengan ujungnya berbentuk seperti bilah.Saat scraper bergerak maju, bilah akan menggaruk tanah mirip cara kerja sekop. Tanah garukan ini langsung ditampung dalam bak. Bucket Wheel Excavator (BWE) adalah alat super berat yang digunakan.BWE paling efektif digunakan di tanah lembek yang tidak banyak mengandung batuan keras.Komponen utama BWE adalah roda berputar besar yang dipasang pada sebuah lengan raksasa. Ujung roda ini kemudian dipasangi semacam ember besi (bucket) dengan gigi-gigi logam dipinggiran bucket yang digunakan untuk menggali tanah. Bucket ini terus berputar seiring putaran roda (wheel) yang kemudian dirancang untuk menumpahkan muatannya pada sabuk berjalan (belt conveyor) yang terdapat di badan BWE.Bor Jackleg (Jackleg Drill) adalah mesin bor pneumatic yang dilengkapi kaki hidraulik yang dapat diatur menyesuaikan dengan arah pemboran. Mesin ini umumnya digunakan untuk mengebor batuan keras (hard rock). Kaki hidraulik memungkinkan operator melakukan pemboran dalam berbagai sudut.

on

Excavator Tercanggih Di Kelasnya “Volvo EC210D”

Hasil gambar untuk Volvo EC210D

Volvo EC210D, yang diluncurkan pada tahun 2017, telah memiliki reputasi yang kuat di wilayah Asia sebagai mesin dengan performa tinggi dalam pengerjaan medan yang sulit, namun tetap cocok digunakan pada konstruksi umum. Buktinya, EC210D telah berhasil dikirim ke beberapa lahan pertambangan dan penggalian terbesar di Indonesia, serta berperan sebagai armada peralatan kontraktor terkemuka berkat ketangguhannya.

EC210D sekarang menjadi bagian penting dari line up Volvo di kelas 20 ton, bersama dengan EC200D.

Dengan tersedianya dua pilihan di kelas 20 ton, Volvo berusaha memenuhi kebutuhan para pengguna maupun meningkatkan jumlah pelanggannya.

“Jika EC200D dirancang untuk para pengguna yang membutuhkan unit konstruksi umum, EC210D menawarkan unit serupa namun lebih tangguh untuk melakukan pekerjaan berat seperti penambangan, penggalian, pembongkaran dan pekerjaan yang berkaitan dengan kehutanan” ujar Gerrit Lambert, Direktur Sales & Marketing Volvo CE Indonesia.

EC210D dapat dipasang hydraulic breaker Volvo baik dari sisi atas atau samping. Hydraulic breaker dirancang untuk menghancurkan material-material keras, serta menyalurkan tenaga secara konsisten dan daya penghancur yang besar. Pilihan hydraulic breaker/shear piping dan quick coupler piping rancangan Volvo ini mampu mengalirkan tenaga yang optimal ke mesin hydraulic. Selain itu, pipa tambahan pada rancangan tersebut mampu memberikan daya dan tenaga yang konsisten untuk performa superior Volvo.

Dengan jaringan purnajual dan pemeliharaan yang luas, partner dealer Volvo CE di Indonesia, PT IndoTruck Utama (ITU) untuk Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara Papua dan PT Intraco Penta Prima Servis (IPPS) untuk Kalimantan, Sulawesi dan Maluku siap memberikan dukungan yang terbaik untuk EC210 di seluruh Indonesia.

on

Ekskavator atau mesin pengeruk adalah alat berat yang terdiri dari batang, tongkat, keranjang dan rumah rumah dalam sebuah wahana putar dan digunakan untuk penggalian (akskavasi) . Rumah rumah diletakan di atas kereta bawah yang dilengkapi Roda rantai atau Roda. Ekskavator kabel menggunakan Winch dan Tali besi untuk bergerak. Ekskavator kabel adalah perkembangan alami dari Penggaruk Uap dan sering disebut Power shovel. Semua gerakan dan fungsi dari ekskavator hidrolik menggunakan aksi cairan hidrolik, dengan silinder hidrolik dan motor hidrolik. Dikarenakan pengaktifan secara linear oleh silinder hidrolik, maka mode operasi mereka berbeda dengan ekskavator kabel.

Sejarah

Ekskavator pertama kali diciptakan pada tahun 1835 oleh William Smith Otis, seorang ahli mekanik asal Amerika Serikat. Pada awalnya ekskavator dijalankan dengan menggunakan mesin uap dan digunakan sebagai alat penggalian untuk membangun rel kereta api. Pada tahun 1839 William Smith Otis menerima patent atas karya ekskavator temuannya dan kemudian meninggal dunia pada tahun yang sama (1839). Pada tahun 1840 tercatat ada 7 buah ekskavator dan merupakan ekskavator pertama di dunia yang diciptakan oleh William Smith Otis

Terminologi

Ekskavator hisap sedang menghisap material tanah

Ekskavator juga sering disebut penggali’, JCBs’ (sebuah penamaan umum, sebagai contoh dari merek generik), penggali mekanis, or ekskavator 360-derajat (kadang hanya disebut 360). Ekskavator dengan roda rantai kadang disebut juga “trackhoes” untuk menganalogikan dengan backhoe. Di Inggris, ekskavator beroda kadang disebut juga ‘”bebek karet.”

Penggunaan

Ekskavator digunakan dalam banyak cara:

  • menggali parit, lubang, fondasi bangunan
  • Penanganan Material
  • Memotong semang dengan alat khusus
  • Pekerjaan kehutanan
  • Penghancuran
  • Perataan tanah
  • Angkut berat
  • Pertambangan, terutama Pertambangan pit terbuka
  • Pengerukan sungai
  • Menancapkan Batang fondasi
  • ekskavator tua bernama Northwest (sekarang Terex)

  • Ekskavator menghancurkan rumah

  • Link-Belt ekskavator trenching

  • CAT 5230 di pertambangan batubara

    Semoga Bermanfaat