Category: spare part excavator morowali

on

Perawatan harian – apa yang Anda sebut “berkeringat hal-hal kecil” – dapat menghasilkan hasil besar dalam menjaga excavator hidrolik Anda tetap bekerja dan memaksimalkan umur produktifnya. Berikut ini adalah daftar hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk membuat excavator Anda beroperasi pada kinerja puncak.

Ketahui Tempat Kerja

Sama pentingnya dengan mengetahui alat berat Anda, kemampuan dan persyaratan perawatannya, juga penting untuk mengetahui lokasi kerja Anda dan memahami bahaya potensial yang dapat menyebabkan masalah bahkan untuk ekskavator yang dipelihara dengan baik sekalipun. Berjalanlah di lokasi kerja, catat adanya anomali di medan, elemen infrastruktur – baik di bawah tanah maupun di atas tanah – dan semua peralatan dan bahan lainnya yang digunakan pada proyek.

Lacak Ketegangan

Titik servis yang sering diabaikan pada excavator adalah track tension. Track yang longgar akan mempercepat keausan, menyebabkan downtime yang tidak perlu dan menghentikan produksi untuk pemasangan track baru. Demikian pula, trek yang berjalan terlalu kencang akan sangat meningkatkan keausan pada komponen sistem trek lainnya, termasuk motor traksi, sprocket dan pemalas depan. Mengaculah pada manual operator dan periksa pengukuran sag track secara teratur untuk memastikan ketegangan track benar.

Lemak

Minyak adalah sumber kehidupan semua pin dan bushing. Operator harus meminyaki semua pin dan busing setiap hari. Manual operator akan mengidentifikasi setiap titik pelumas dan memberikan rekomendasi untuk kuantitas dan tingkat pelumas. Jika beberapa operator menggunakan satu mesin, Anda dapat menandai titik gemuk yang kurang jelas, seperti bantalan meja putar, dengan cat tanda oranye di sekitar puting minyak untuk mengingatkan semua pengguna untuk melakukan tugas ini. Seperti halnya under-greasing, over-greasing juga bisa menimbulkan masalah. Satu hingga tiga suntikan minyak biasanya banyak untuk melakukan pekerjaan. Menggunakan lebih banyak uang limbah, menghadirkan potensi bahaya lingkungan dan dapat menyebabkan kekacauan yang cukup besar.

Minyak hidrolik

Oli hidrolik dapat menyesatkan karena, meskipun terlihat bersih (seperti oli mesin), oli rusak dan kehilangan viskositasnya dan kemampuannya menahan kontaminan dalam suspensi. Minyak bersih membantu melindungi semua bagian yang bergerak dalam sistem. Sistem hidrolik dirancang untuk toleransi yang tepat, dan sebagian besar kegagalan hidrolik dapat ditelusuri kembali ke oli hidrolik yang terkontaminasi atau bahkan jenis oli hidrolik yang salah.

Salah satu dari banyak fungsi penting oli hidrolik adalah menyerap oli dalam sistem dan menjauhkannya dari komponen hidrolik. Anda mungkin tidak berpikir bahwa karat bisa menjadi masalah dalam sistem hidrolik tertutup yang selalu penuh dengan oli, tetapi memang demikian. Petugas servis telah membongkar pompa hidraulik yang gagal dan komponen sistem hidrolik dan menemukan karat pada kelompok yang berputar dan di dalam rumah.

Jangan membuat kesalahan dengan memikirkan itu, hanya karena oli hidrolik terlihat bagus. Pada saat oli hidrolik menjadi keruh, itu jauh melampaui titik ketika seharusnya diubah dan telah kehilangan banyak kemampuannya untuk melindungi komponen-komponen dalam sistem hidrolik dengan benar. Sebagian besar produsen peralatan menyarankan interval penggantian oli hidraulik dalam rentang 2.000 hingga 4.000 jam, tetapi setiap mesin berbeda. Manual operator Anda akan memberikan jadwal servis dan kebutuhan oli tertentu.

Perawatan Mesin Tier 4

Teknologi kontrol emisi Tier 4 memiliki dampak minimal pada operasi atau pemeliharaan. Engine mencapai tingkat emisi yang diamanatkan melalui resirkulasi gas buang yang didinginkan (CEGR) atau teknologi reduksi katalitik selektif (SCR). CEGR resirkulasi kembali knalpot ke dalam engine untuk mengurangi pembentukan NOx, dan menggunakan diesel particulate filter (DPF) untuk menangkap polutan. DPF biasanya dirancang untuk bertahan selama ribuan jam dan mudah diakses, jadi menggantinya mudah, bahkan pada mesin dengan jadwal kerja berat yang membutuhkan perubahan lebih sering.
Teknologi SCR mengurangi partikel di ruang bakar dan memperlakukan gas buang dengan diesel exhaust fluid (DEF) untuk menghilangkan polutan. Sebagian besar sistem SCR memerlukan pengisian tangki DEF secara teratur, yang dapat dilakukan sebagai bagian dari perawatan normal saat memeriksa level cairan, atau saat pengisian bahan bakar. Pada excavator seri Hyundai HX, tangki DEF dipasang di sebelah kotak alat. Saluran masuknya terletak dari jarak jauh agar mudah diakses dan persediaannya nyaman. Sinyal lampu merah memperingatkan pengisian berlebihan.

Pencatatan

Penyimpanan catatan mungkin merupakan tugas yang paling membosankan dan menghabiskan waktu semua tugas, tetapi catatan dan faktur layanan terkini untuk oli, filter, dan perbaikan dapat memberikan informasi yang tak ternilai di masa mendatang ketika mengevaluasi masa kerja mesin Anda. Semua peralatan akan berakhir pada akhir masa pakainya, dan jika Anda menyimpan informasi yang akurat, Anda akan memiliki garis dasar untuk mengevaluasi kinerja alat berat dan membuat keputusan berdasarkan informasi apakah akan membeli lagi produk pabrikan yang sama atau beralih ke merek yang berbeda.

Catatan layanan yang tepat juga membantu ketika bekerja dengan dealer Anda jika ada masalah dengan mesin Anda. Catatan yang akurat akan membuktikan kepada dealer Anda dan pabrikan bahwa Anda peduli dengan peralatan Anda dan bahwa Anda memperbaiki mesin sesuai kebutuhan.

Prinsip ini bisa sangat penting ketika berhadapan dengan klaim garansi dan diperlukan apakah Anda memiliki seluruh armada excavator atau hanya satu mesin. Catatan layanan yang baik juga dapat membantu meningkatkan nilai jual kembali.

on

Sejak berkembangnya industri batubara, semakin mendongkrak bisnis jasa kontraktor tambang batubara. Sebagian besar produsen batubara di Indonesia menggunakan jasa kontraktor untuk produksi batubara. Produsen memilih untuk menggunakan jasa kontraktor penambangan guna untuk meningkatkan efisiensi karena tidak perlu lagi untuk menyiapkan modal untuk membeli alat-alat berat dan penyediaan sumber daya manusia yang membutuhkan investasi yang cukup tinggi.

 

Di Indonesia terdapat perusahaan-perusahaan kontraktor batubara terkemuka yang mempunyai pengalaman dan hasil membanggakan yang diuraikan di bawah ini.

 

1. PT Pamapersada Nusantara (PAMA)

PT Pamapersada didirikan pada tahun 1993 sebagai perusahaan kontraktor tambang batubara di bawah naungan PT United Tractors Tbk yang juga memasarkan alat-alat berat. Pada website resmi pamapersada.com disebutkan bahwa PAMA memiliki lebih 10 anak perusahaan. Salah satunya adalah PT Kalimantan Prima Persada yang memiliki keunggulan dalam integrated mining services. PAMA memiliki 17 job sites yang tersebar di wilayah Kalimantan, Sumatra dan 1 job site di Sumbawa. PAMA telah bekerja sama dengan 38 perusahan ternama yang memberikan hasil yang memuaskan terhadap pelanggan. Pada tahun 2018, PT United Tracktors Tbk melalui PAMA menargetkan mampu memproduksi batubara sebanyak 119 juta ton dan menambah 700 unit alat berat untuk mendongkrak kinerja operasional yang dimuat dalam kontan.co.id pada Selasa (27/11/18).

 

2. PT Thiess Contractors Indonesia

Berdasarkan yang dimuat pada www.thiess.com, Thiess merupakan penyedia layanan pertambangan terbesar di dunia termasuk salah satunya yang berkembang pesat di Indonesia. Thiess mencakup sebagian besar komoditas dunia, salah satu yang terbesar adalah batubara. Thiess menawarkan jangkauan yang luas dengan kemampuan tambang terbuka (surface mining) maupun tambang bawah tanah (underground mining). Thiess telah banyak bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan ternama. Salah satunya PT Thiess  Contractors Indonesia ditunjuk sebagai kontraktor tambang untuk mengerjakan proyek PT Trada Alam Mineral Tbk melalui anak usahanya PT Gunung Bara Utama (GBU).

 

3. PT Darma Henwa (DEWA)

PT Darma Henwa bergerak dalam bidang jasa kontraktor pertambangan, jasa penambangan umum, pemeliharaan perawatan peralatan.  Dengan pengalaman dan reputasi yang baik selama lebih dari 25 tahun, DEWA terus memberikan jasa pertambangan yang terbaik melalui tim manajemen yang handal yang dijelaskan pada www.pdth.co.id. Dikutip dari kontan.co.id, Rabu (16/01/19), pada tahun 2018 target produksi batubara DEWA adalah 13,5 juta ton. Dewa dapat meningkatkan produksi dua kali lipat sebesar 25 juta ton pada tahun 2019. Untuk mencapai target tersebut, DEWA mengupayakan untuk meningkatkan utilisasi alat Saat ini DEWA mengelola proyek milik PT Kaltim Prima Coal, PT Arutmin Indonesia, PT Cakrawala Langit Sejahtera.

 

4. PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA)

PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) merupakan anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mengawali usaha dari perusahaan kontraktor perkebunan kelapa sawit. Saat ini BUMA menjadi kontraktor tambang besar di Indonesia. Informasi dari  www.deltadunia.com, adapun produsen batubara terbesar di Indonesia yang bekerja sama dengan BUMA adalah PT Berau Coal, PT Adaro Indonesia, PT Kideco Jaya Agung dan perusahaan-perusahaan tambang baubara lainnya.  Dalam cnbcindonesia.com pada Senin 07 Mei 2018, BUMA baru-baru ini telah menandatangani kontrak jasa pertambangan senilai lebih dari US$1 miliar atau sekitar Rp 13,5 triliun dengan PT Indonesia Pratama (IPR) yang merupakan anak perusahaan PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Kerja sama antara BUMA dan IPR meliputi pengupasan lapisan tanah penutup  dengan perkiraan sebesar 287 juta bcm dan 96 juta ton untuk batubara.

 

5. PT Madhani Talatah Nusantara

Dalam www.madhani.co.id, PT Madhani Talatah Nusantara didirikan pada tahun 2001 merupakan penyedia layanan dalam industri pertambangan di Indonesia. Madhani mengerjakan berbagai proyek baik skala kecil maupun skala besar. Madhani memberikan pelayanan dengan kualitas tinggi, kompetitif dan inovatif, dan memberikan dampak positif pada masyarakat lokal dan lingkungan sekitarnya. Madhani mampu memberikan layanan dengan standar yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan sektor sumber daya yang berkembang pesat. Kegiatan penambangan Madhani meliputi kegiatan pembersihan lahan (land clearing), pembongkaran lapisan penutup, penggalian dan pengangkutan lapisan penutup (overburden), penggalian dan pengangkutan batubara.

 

Dari kelima kontraktor ini menurut Sobat mana sih yang terbaik? dan apa alasannya yuk mari kita diskusika

on

Mematikan engine atau mesin unit alat berat, memiliki prosedur tersendiri sesuai dengan jenis dari alat berat itu sendiri dan harus sesuai dengan SOP atau Standard Operation Procedur. Tujuan dari prosedur atau teknik untuk mematikan engine ini adalah untuk menjaga keawetan engine sehingga dapat digunakan untuk waktu yang lebih lama dengan kualitas kerja yang efektif.

Jika mematikan engine secara tiba-tiba sebelum engine dingin, umur mesin tidak awet karena pada saat mesin dimatikan secara tiba-tiba maka panas yang dihasilkan tidak dapat dibuang keluar sedangkan ketika mesin mati system pendingin akan berhenti bekerja, jadi diperlukan tenggang waktu antara penghentian pemakaian dengan mematikan mesin sehingga panas yang dihasilkan oleh mesin dapat diturunkan sebelum engine dimatikan.

Pada kesempatan ini akan dibahas cara memmatikan engine pada excavator komatsu PC 200-7, sebagai berikut :

 

Pertama, letakkan lever control fuel pada posisi idling rendah selama kira-kira 5 menit agar engine menjadi dingin secara perlahan-lahan.

Kemudian Putar kunci kontak pada starting switch ke posisi OFF.

Terakhir cabut kunci dari starting switch.

Setelah mematikan engine, Lakukan Pemeriksaan pemeriksaan dan perawatan pada unit. Perawatan ini bertujuan untuk mengetahui keadaan engine sehingga dapat diparkir dengan aman sehingga keselamatan kerja terjamin.

Lakukan pemeriksaan keliling pada unit yang meliputi  engine, system hidrolik, under carriage, level oli, level air pendingin dan sistem lainnya. Jika menemukan kelainan atau ketidaknormalan pada engine dan komponen lainnya segera lakukan perbaikan agar pada penggunaan selanjutnya alat berat tersebut siap digunakan.

Demikian prosedur mematikan engine alat berat, semoga bermanfaat

on

Memarkir excavator dengan benar adalah salah satu tindakan yang yang harus diketahui oleh operator excavator, karena sering dijumpai ternyata excavator tidak diposisikan dengan baik pada waktu diparkir. Cara parkir excavator yang salah selain dapat berbahaya bagi orang lain juga berpengaruh pada umur pemakaian excavator.

Pada artikel kali ini akan dibahas prosedur memarkir excavator yang benar. Berikut prosedur memarkir unit excavator :

 

  1. Letakkan travel lever kiri dan kanan  ke posisi netral, sehingga excavator akan berhenti.
  1. Turunkan kecepatan mesin ke low idling, dengan fuel control dial.
  1. Turunkan bucket secara horizontal, sampai bagian bawah menyentuh tanah.
  1. Jika memarkir excavator di permukaan tanah yang miring, parkir alat seperti gambar dibawah ini.
  1. Atur safety lock lever  ke posisi lock.

Pada daerah yang memilki temperatur yang dingin, ada beberapa tips untuk memarkir unit excavator, yaitu :prosedur pemarkiran juga perlu diperhatikan diantaranya:

  •  Bahan bakar dan pelumas, pada saat memarkir atau menyimpan unit dalam jangka waktu tertentu sebelum dipergunakan maka bahan bakar yang digunakan sebaiknya diganti dengan bahan bakar yang cocok untuk temperatur dingin. Begitu juga dengan minyak pelumas, sebaiknya menggunakan minyak pelumas dengan viscositas yang rendah sehingga akan mendukung untuk memudahkan dalm starter awal. Untuk air pendingin sebaiknya digunakan bahan anti beku agar air tidak membeku pada saat diparkir atau disimpan.
  •  Untuk kebutuhan aki juga perlu diperhatikan agar tegangan suplai dari bateray tidak drop, karena jika suhu turun maka kapasitas baterai juga akan turun.
  • Sebelum pemarkiran dilakukan, lumpur dan air pada body sebaiknya dibersihkan untuk mencegah terjadinya kerusakan seal yang disebabkan oleh lumpur yang menempel pada unit.
  •  Mesin unit sebaiknya diparkir ditempat yang keras atau lantai semen, jika tidak memungkinkan parkir di atas kayu. Ini tujuannya agar dalam waktu tertentu kekuatan landasan tempat parkir unit alat berat ini masih bias menahan beban dari unit, Sehingga keselamatan kerja dan alat akan terjamin.
  •  Ketika temperatur naik atau sudah tidak dingin lagi maka bahan bakar, minyak pelumas, dan air pendingin diganti dengan kebutuhan mesin pada suhu normal.
  •  Setelah melakukan pemarkiran, lakukanlah selalu pemeriksaan dan penguncian pada komponen-komponen unit. Pemeriksaan yang dilakukan adalah gauge suhu air, monitor tekanan oli mesin dan gauge bahan bakar. Setelah itu lakukanlah penguncian pada tempat tempat berikut ini :  Pintu kabin operator,  Filler port tangki bahan bakar,  Engine hood,  Cover box baterai,  Pintu bagian kiri dan kanan alat, dan  Filler port tangki hidrolik.

Demikian pembahasan cara memarkir unit excavator, semoga bermanfaat.